Jakarta | Lapangan padel Koci Padel House milik Justinus Lhaksana atau yang dikenal sebagai Coach Justin menjadi lokasi pencurian. Dua pelaku diduga mendatangi area lapangan tersebut dan terekam kamera pengawas ketika melakukan aksi pembobolan. Rekaman CCTV itu menjadi salah satu informasi penting dalam pengungkapan perkara yang kini ditangani aparat kepolisian.
Koci Padel House berada di Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut menimbulkan perhatian karena fasilitas olahraga milik figur publik itu didatangi pelaku kejahatan. Berdasarkan informasi yang beredar, aksi dua orang tersebut diketahui setelah adanya rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan pergerakan mereka di sekitar lokasi.
Dalam rekaman CCTV, dua pelaku terlihat berada di area lapangan padel dan diduga berupaya mengambil barang dari tempat tersebut. Namun, rincian mengenai barang yang hilang maupun cara pelaku masuk masih menjadi bagian dari proses penelusuran. Informasi yang tersedia juga belum menjelaskan secara lengkap identitas kedua pelaku.
Kasus pencurian di Koci Padel House saat ini sedang diselidiki polisi. Petugas berpeluang memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan dari pihak pengelola serta saksi, dan mengumpulkan bukti lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus mengetahui rangkaian aksi yang berlangsung di lapangan padel milik Coach Justin.
Keberadaan rekaman kamera pengawas diharapkan dapat membantu penyidik mempersempit pencarian terhadap dua pelaku. Polisi masih menangani perkara ini sesuai prosedur yang berlaku. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan bukti dan keterangan yang dikumpulkan dari lokasi kejadian.
Rekaman kamera pengawas yang dibagikan Coach Justin menjadi salah satu informasi utama dalam pengungkapan awal peristiwa pembobolan lapangan padel miliknya. Dalam tayangan tersebut, terlihat dua orang datang ke area lokasi dengan menggunakan sepeda motor. Gambar yang beredar memperlihatkan keberadaan keduanya pada waktu yang berkaitan dengan kejadian, sehingga rekaman itu kini menjadi perhatian dalam penelusuran kasus.
Secara visual, kedua orang tersebut tampak tiba bersama menggunakan kendaraan roda dua sebelum berada di sekitar lapangan. Rekaman CCTV juga memberikan gambaran mengenai pergerakan mereka di lokasi, meskipun informasi yang dapat disimpulkan dari tayangan tersebut masih terbatas. Sudut pengambilan gambar, kualitas rekaman, serta durasi video menjadi faktor yang perlu diperhatikan ketika menilai setiap detail yang terlihat.
Coach Justin membagikan rekaman itu sebagai dokumentasi terkait peristiwa yang terjadi di fasilitas padel tersebut. Tayangan kamera pengawas dapat membantu menyusun urutan kejadian, mulai dari kedatangan hingga aktivitas yang berlangsung di sekitar area lapangan. Namun, rekaman tersebut belum dengan sendirinya menjelaskan seluruh rangkaian peristiwa ataupun memastikan tindakan yang dilakukan oleh orang-orang di dalamnya.
Hingga informasi yang tersedia, identitas dua orang yang terekam belum disebutkan. Motif kedatangan mereka juga belum dijelaskan secara resmi dalam sumber yang beredar. Karena itu, penyebutan mereka sebagai pelaku perlu dipahami sebagai dugaan yang masih memerlukan pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut. Rekaman CCTV berfungsi sebagai petunjuk awal, sementara kepastian mengenai identitas, peran, serta latar belakang kejadian tetap bergantung pada proses penyelidikan dan keterangan resmi dari pihak terkait.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi menyampaikan bahwa terdapat sejumlah barang yang diduga diambil oleh dua pelaku dalam aksi pembobolan lapangan padel milik Coach Justin. Barang yang dilaporkan hilang mencakup beberapa perangkat elektronik. Namun, keterangan tersebut tetap menempatkan barang-barang itu sebagai benda yang diduga diambil, sehingga informasi mengenai pelaku maupun barang yang hilang masih menjadi bagian dari penanganan dan penyelidikan kepolisian.
Selain barang elektronik, topi dan helm juga termasuk barang yang dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut. Keterangan mengenai jenis barang yang diduga diambil itu disampaikan oleh AKP Joko Adi saat menjelaskan perkembangan perkara. Dengan demikian, barang yang menjadi perhatian dalam laporan tidak hanya berupa perangkat elektronik, tetapi juga perlengkapan pribadi berupa topi dan helm.
Perbuatan para pelaku terekam kamera CCTV yang berada di lokasi. Rekaman tersebut menjadi bagian dari informasi yang berkaitan dengan kejadian pembobolan lapangan padel itu. Keberadaan rekaman kamera pengawas menunjukkan bahwa aktivitas para pelaku terdokumentasi, sementara kepolisian tetap menangani keterangan mengenai barang-barang yang diduga diambil sesuai proses yang berlaku.
Keterangan dari pihak kepolisian mengenai barang elektronik, topi, dan helm memberikan gambaran mengenai benda-benda yang dilaporkan hilang setelah kejadian. Pada saat yang sama, rekaman CCTV menjadi unsur penting karena merekam perbuatan para pelaku di lokasi. Informasi tersebut disampaikan tanpa mengubah status barang sebagai benda yang diduga diambil dan tanpa menambahkan rincian lain di luar keterangan yang diberikan oleh AKP Joko Adi.
Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan terkait pembobolan lapangan padel milik Coach Justin. Kedatangan petugas tersebut menjadi bagian dari penanganan awal setelah adanya informasi mengenai peristiwa yang terekam kamera pengawas. Pemeriksaan dilakukan di area lokasi untuk memastikan kondisi tempat kejadian serta mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
Selain melakukan pengecekan, polisi juga telah menerima laporan dari pihak korban pada Jumat, 9 Oktober 2026. Laporan tersebut menjadi dasar bagi aparat untuk menindaklanjuti perkara sesuai prosedur yang berlaku. Pihak korban telah menyampaikan kejadian itu kepada kepolisian, sehingga penanganan dapat dilakukan melalui jalur resmi.
Dalam tahap awal ini, petugas masih berfokus pada pemeriksaan lokasi dan penelaahan informasi yang berkaitan dengan kejadian. Rekaman kamera pengawas yang memperlihatkan dua orang berada di sekitar lokasi menjadi salah satu informasi yang tersedia dalam perkara tersebut. Namun, proses penyelidikan tetap diperlukan untuk memastikan rangkaian peristiwa secara menyeluruh.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih melakukan langkah-langkah pemeriksaan untuk mendalami laporan yang telah diterima dan mencocokkannya dengan temuan di lokasi. Perkembangan lebih lanjut mengenai perkara tersebut menunggu hasil penyelidikan aparat. Penanganan kasus ini dilakukan berdasarkan laporan korban serta data yang dikumpulkan selama proses pengecekan.

