BADUNG, 17 Juli 2026 – Seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial RSG (20) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan The Nomad, Banjar Umabuluh, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (16/7) malam sekitar pukul 22.10 WITA. Aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Korban diketahui telah menginap di kamar P-106. Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat memasuki kamarnya pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.00 WITA dalam kondisi normal. Hingga malam hari, korban tidak terlihat keluar kamar sehingga menimbulkan kekhawatiran, terlebih setelah pihak keluarga mengaku kehilangan kontak dan tidak lagi menerima balasan pesan melalui aplikasi WhatsApp.
Atas permintaan keluarga, pihak pengelola penginapan bersama petugas keamanan dan seorang teman korban kemudian melakukan pengecekan ke kamar. Setelah beberapa kali mengetuk pintu tanpa mendapat respons, pintu kamar yang dalam keadaan terkunci dari dalam akhirnya dibuka secara paksa sesuai prosedur. Saat itulah korban ditemukan sudah tidak bernyawa di area kamar mandi.
Tim Identifikasi Polres Badung yang melakukan pemeriksaan awal menemukan korban dalam posisi tergantung menggunakan tali tas sandang berwarna hitam yang terikat pada pintu kamar mandi. Sejumlah tanda yang ditemukan pada tubuh korban telah didokumentasikan sebagai bagian dari proses identifikasi. Polisi juga mengamankan kondisi TKP, termasuk kamar yang terlihat dalam keadaan berantakan serta sebuah koper yang terbuka.
Selain melakukan identifikasi terhadap jenazah, petugas turut mengamankan beberapa barang milik korban, di antaranya dua unit telepon genggam, sebuah iPad, charger, dan AirPods. Di dalam kamar juga ditemukan sejumlah obat-obatan beserta dokumen keterangan berobat dari sebuah klinik kesehatan jiwa di Denpasar yang kini menjadi bagian dari bahan pendalaman penyidik.
Jenazah selanjutnya dievakuasi menggunakan kendaraan BPBD Kabupaten Badung menuju RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi, memasang garis polisi di lokasi, serta mengarahkan pelaporan resmi guna melengkapi proses penyelidikan.
Polres Badung menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung. Penyidik berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, Kedutaan Besar Malaysia, serta instansi terkait, termasuk fasilitas layanan kesehatan yang pernah menangani korban. Hingga saat ini, kepolisian masih mengumpulkan seluruh fakta dan keterangan untuk memastikan secara utuh latar belakang serta penyebab peristiwa tersebut.
Pewarta: Abdul Latif
