Jakarta, 15 Juli 2026 – Aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia (GAMIS) berlangsung di seberang Gedung BSI Tower, kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026). Sekitar 25 peserta aksi yang dipimpin Fahri Salim menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah serta menyuarakan tuntutan terkait posisi Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Kegiatan berlangsung di bawah pengamanan aparat dan berakhir tanpa insiden.
Sejak menjelang siang, massa membawa berbagai atribut aksi berupa spanduk, poster, pengeras suara, dua unit mikrolet, satu mobil Avanza, serta sebuah truk sedot tinja yang dijadikan simbol dalam demonstrasi. Kehadiran kendaraan tersebut menjadi perhatian masyarakat yang melintas karena disebut sebagai bagian dari pesan simbolik yang ingin disampaikan peserta aksi.
Dalam tuntutannya, GAMIS meminta pemerintah mengevaluasi pemberian tanda kehormatan Bintang Mahaputera, meninjau kembali jabatan Sekretaris Kabinet yang saat ini diemban Letkol Teddy Indra Wijaya, serta meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan tindak pidana korupsi yang mereka singgung dalam orasi. Massa juga mendesak penyelidikan terhadap kasus perusakan kendaraan milik Ketua Umum GAMIS yang menurut mereka belum terungkap.
Selama penyampaian aspirasi, orator turut mengaku mengalami berbagai bentuk intimidasi sejak rangkaian aksi sebelumnya, mulai dari kiriman paket misterius, dugaan penguntitan, hingga perusakan kendaraan pribadi. Mereka menyatakan telah melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian serta mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), sembari berharap proses penanganannya dapat berjalan sesuai ketentuan hukum.
Selain itu, peserta aksi mempertanyakan sejumlah aspek yang berkaitan dengan Letkol Teddy Indra Wijaya, di antaranya proses kenaikan pangkat, jabatan Sekretaris Kabinet, pelaksanaan pendidikan di Seskoad, hingga laporan harta kekayaan. Seluruh pertanyaan tersebut disampaikan sebagai bentuk aspirasi yang mereka harapkan mendapat penjelasan melalui mekanisme resmi dan transparan dari pihak terkait.
Berdasarkan rangkaian kegiatan, massa mulai berkumpul sekitar pukul 11.30 WIB dan membuka aksi dengan membentangkan spanduk serta menyampaikan orasi. Setelah sempat beristirahat sekitar pukul 12.00 WIB, demonstrasi kembali dilanjutkan hingga menjelang pukul 13.00 WIB dengan penyampaian tuntutan secara bergantian oleh para peserta.
Sekitar pukul 12.55 WIB, aksi unjuk rasa dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan kondusif. Setelah membubarkan diri dari kawasan Monas, massa bergerak menuju Mabes Polri di Jakarta Selatan untuk melanjutkan agenda penyampaian aspirasi berikutnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap terkendali di bawah pengawasan aparat.
Pewarta: Abdul Latif

