Probolinggo, —- Perasaan bahagia dan rasa syukur begitu mendalam dirasakan oleh Mahmud (50), warga Dusun Cocok, Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Probolinggo. Pasalnya, proses renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang tengah dilakukannya hampir mencapai tahap akhir, dengan progres mencapai 80 persen.
Mahmud, yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani serabutan, mengungkapkan betapa berartinya bantuan tersebut baginya. “Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas bantuan renovasi rumah dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan pihak TNI. Rumah gedek saya kini berubah menjadi rumah gedung sesuai impian saya selama ini,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Mahmud bercerita tentang kesulitan yang dialaminya sebelumnya, terutama saat musim hujan. Kondisi rumah yang tidak layak huni membuatnya dan keluarganya merasa tidak nyaman. “Sebelumnya, saya bahkan kesulitan untuk makan sehari-hari. Kini, berkat bantuan dari pak tentara, rumah kami sudah diperbaiki dan layak huni. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah serta TNI yang telah membantu kami,” tambah Mahmud pada Rabu (7/8).
Menurut Serda Cahyo Irman Wahyudi dari Satgas TMMD Ke-121 Kodim 0820/Probolinggo, program renovasi RTLH ini merupakan bagian penting dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memiliki tempat tinggal yang layak huni. “Kegiatan renovasi rumah tidak layak huni ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga untuk mendorong kepedulian bersama dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak. Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam program ini,” jelasnya.
Dengan adanya program renovasi RTLH melalui TMMD Ke-121 Kodim 0820/Probolinggo, diharapkan masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu, dapat menikmati hunian yang lebih layak dan nyaman. Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dan TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Pendim0820
Published: Edi D
