RADARNKRI.ID, LARANTUKA – Sebanyak 13 Mahasiswa dari Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) yang melaksanakan program Kulia Kerja Nyata (KKN) di Desa Bahinga, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, NTT.
Selama pelaksanaan KKN di Desa Bahinga, ke 13 Mahasiswa itu berhasil menjalankan program KKN dengan baik, salah satunya yaitu berhasil membantu Pemerintah desa setempat menurutkan angka stunting.
Koordinator KKN Desa Bahinga, David Lein mengatakan, program penurunan stunting menjadi program utama yang dijalankan saat KKN. Program penurunan angka stunting itu kata dia, dilaksanakan setelah dilakukan observasi dan identifikasi masalah.
Baca Juga : Demo Didepan Kantor Bupati, Cipayung Flores Timur Desak Doris Rihi Umumkan Hasil AMP Kematian Ibu dan Bayi
“Adapun masalah yang di temukan mengakibatkan meningkatnya angka stunting di desa Bahinga yakni pola asuh yang tidak baik dan sanitasi,” ujarnya kepada wartawan. Minggu (28/04/2024).
Ia menerangkan, selain melakukan penyuluhan pada saat posyandu, pihaknya juga melakukan pengasuhan terhadap anak-anak stunting disetiap rumah sasaran, serta memberikan edukasi kepada orang tua.
“Kami bersama para Kader Posyandu dan Kader desa siaga serta PKK juga melakukan pengecekan 6 Pilar STBM di setiap rumah warga, lebih khusus pada rumah sasaran stunting sembari memberikan edukasi terhadap warga tentang penting sanitasi atau kebersihan lingkungan,” kata David.
Lanjutnya, setelah menjalankan pengasuhan dan sanitasi, ke 13 Mahasiwa IKTL itu juga melaksanakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap hari kepada anak-anak stunting.
Baca Juga : Berhasil Turunkan Angka Stunting, Kepala Desa Bahinga Apresiasi Mahasiswa KKN IKTL Waibalun
“Puji tuhan, walaupun hasilnya belum maksimal tetapi ada penurunan angka stunting. Dari sebelumnya ada 42 anak saat ini tinggal 20 anak stunting di Desa Bahinga,” sebut David.
Adapun program tambahan yang dilaksanakan saat KKN, seperti bakti sosial dan berkunjung ke sekolah SDI Lamaojan dan TKK Santu Fransiskus Lamaojan untuk berbagi ilmu dan belajar bersama sesuai dengan program studi masing-masing.
David juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Desa, Tenaga Kesehatan, PKK, kader Posyandu, dan seluruh pihak yang telah membantu mereka dalam menjalankan program KKN di desa Bahinga.
“Mewakili teman-teman saya juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah memberikan dukungan dan kerjasama yang baik dalam selama kami melaksanakan program KKN di desa Bahinga,” tutupnya***(ell).
