Kodim 1002/HST Gelar Sosialisasi Pompanisasi untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

oleh -174 Dilihat
oleh

*Barabai (16/10) –* Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Korem 101/Antasari melalui Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar sosialisasi program pompanisasi bekerja sama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sapta Marga, Makodim 1002/HST, selama tiga hari dan melibatkan 54 Babinsa dari Kodim 1002/HST dan Kodim 1001/HSU/BLG.

 

Mayor Inf Moh. Alip Suroso, Kepala Staf Kodim 1002/HST, mewakili Dandim 1002/HST Letkol Inf Fery Perbawa S.Hub.Int., M.Han., menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan nasional dan memperkuat kesejahteraan masyarakat. “Peran TNI AD dalam program ini sangat penting karena TNI memiliki jaringan yang kuat hingga ke tingkat desa, sehingga mampu menjadi penggerak dalam mendukung produktivitas pertanian,” ujar Mayor Alip Suroso.

 

Sosialisasi ini dibagi dalam dua tahap. Pada tahap pertama, Babinsa menerima materi tentang manajemen pendampingan pompanisasi, termasuk komunikasi efektif, teknik pendampingan kepada petani, cara pengoperasian dan perawatan pompa, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Materi ini disampaikan oleh Widyaiswara Ahli Muda BBPP Ketindan Malang, Ibu Dewi Melani, S.Si., M.P.

 

Pada tahap kedua, Babinsa akan melakukan praktik langsung atau On Job Training (OJT) di wilayah binaan masing-masing selama dua hari. Kegiatan ini akan membantu Babinsa memahami secara langsung implementasi pompanisasi di lapangan, terutama dalam mendukung produktivitas pertanian di wilayah dengan sumber air yang terbatas.

 

Program pompanisasi merupakan bagian dari strategi Kementerian Pertanian RI untuk meningkatkan Penambahan Areal Tanam (PAT). Sistem ini dianggap sebagai solusi efektif dalam mengatasi masalah pengairan di lahan tadah hujan, sehingga petani dapat tetap produktif meskipun di tengah musim kemarau. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

 

“Kerja sama antara TNI AD dan Kementerian Pertanian diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi pangan melalui perluasan lahan tanam dan optimasi lahan yang didukung oleh pompanisasi,” tambah Mayor Alip Suroso.

 

Dandim 1002/HST juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang telah mendukung upaya TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan. “Pendampingan Babinsa di seluruh wilayah jajaran Kodim 1002/HST menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

 

Dengan adanya pendampingan Babinsa di lapangan, program pompanisasi diharapkan berjalan lancar dan membawa dampak signifikan bagi para petani di wilayah binaan. “Babinsa harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kesuksesan program ini. Semoga hasilnya bisa dirasakan langsung oleh para petani dan membantu kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tutup Mayor Alip Suroso.

 

Kegiatan ini menunjukkan peran aktif TNI dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian, guna menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia.

 

*(pen1002hst)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *