Buruh Bekasi Bergerak ke Kemendagri, Minta Pemerintah Laksanakan Putusan PTUN dan Hentikan Upaya Banding

oleh -59 Dilihat
oleh

Bekasi, Selasa, 28 Juli 2026 – Sekitar 300 buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota dan Kabupaten Bekasi bergerak menuju Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Jakarta Pusat untuk mengikuti aksi unjuk rasa terkait kebijakan pengupahan di Jawa Barat. Keberangkatan massa dipusatkan di kawasan Gobel, Jalan Teuku Umar KM 44, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Massa aksi mulai berkumpul sejak pukul 07.00 WIB. Di lokasi titik kumpul terlihat para buruh berdatangan secara bertahap menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan pendukung aksi. Suasana di kawasan industri tersebut sempat ramai oleh aktivitas konsolidasi peserta sebelum keberangkatan menuju Jakarta.

Koordinator aksi Supriyatno selaku Pangkorda Garda Metal FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi bersama Ketua PC FSPMI Bekasi, Tudiono atau yang akrab disapa Bung Priza, memimpin langsung persiapan keberangkatan. Menjelang keberangkatan, korlap melakukan pengecekan peserta, kendaraan, serta perlengkapan aksi guna memastikan perjalanan berlangsung tertib dan aman.

Dalam aksinya, para buruh membawa dua tuntutan utama. Mereka meminta Kemendagri menginstruksikan Gubernur Jawa Barat untuk melaksanakan Putusan PTUN Bandung Nomor 29/G/2026/PTUN.BDG tanpa mengajukan upaya banding. Selain itu, massa juga mendesak penerbitan Surat Keputusan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) baru sesuai rekomendasi bupati dan wali kota sebagaimana amar putusan PTUN Bandung.

Untuk mendukung mobilisasi, massa membawa mobil komando, bendera FSPMI, serta sekitar 250 sepeda motor yang digunakan sebagai kendaraan konvoi menuju lokasi aksi. Rombongan diberangkatkan melalui rute Pantura Tambun, Bekasi Timur, Jalan Inspeksi Kalimalang, Cawang, Cempaka Putih, hingga akhirnya menuju kawasan Kemendagri di Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 09.10 WIB, seluruh peserta mulai meninggalkan kawasan Gobel secara bertahap dengan pengawalan aparat keamanan. Arus keberangkatan berlangsung tertib tanpa gangguan yang berarti. Petugas keamanan juga terus berkoordinasi dengan korlap agar peserta menjaga ketertiban selama perjalanan mengingat waktu keberangkatan bertepatan dengan jam aktivitas masyarakat dan pekerja.

Hingga rombongan bergerak menuju Jakarta, situasi di titik kumpul maupun sepanjang rangkaian keberangkatan terpantau aman dan kondusif. Aparat keamanan tetap melakukan pemantauan dan koordinasi lanjutan untuk mengantisipasi perkembangan situasi selama pelaksanaan aksi unjuk rasa berlangsung di wilayah Jakarta Pusat.

Pewarta: Abdul Latif

Responses (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *