Kemayoran Bersholawat Digelar Meriah, 2.900 Jemaah Hadiri Milad Syekhermania DKI Jakarta

oleh -1517 Dilihat
oleh
Kemayoran Bersholawat Digelar Meriah, 2.900 Jemaah Hadiri Milad Syekhermania DKI Jakarta

Jakarta Pusat, 16 Agustus 2026 — Suasana religius menyelimuti kawasan Patung Ondel-Ondel Kemayoran, Jakarta Pusat, saat ribuan masyarakat menghadiri kegiatan Kemayoran Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H, sekaligus Milad ke-14 Majelis Dzikir Asmaul Husna Masjid Jami Al Haji Supri dan Milad ke-9 Syekhermania DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026 tersebut diikuti sekitar 2.900 jemaah dan berjalan dengan tertib hingga selesai.

Sejak sore hari, para jemaah mulai berdatangan ke lokasi acara yang digelar oleh Panitia Pembina Syekhermania Jakarta (SMJ) dengan penanggung jawab kegiatan Pj. H. Nuchbatillah, SH. Kehadiran masyarakat terus meningkat secara bertahap, mulai dari puluhan orang saat awal pemantauan hingga ratusan jemaah menjelang pelaksanaan rangkaian utama acara.

Sejumlah tokoh agama dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, KH. Maulana Kamal Yusuf, Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi, Habib Muhammad Syahab, Ahmad Riza Patria selaku Wakil Menteri Desa dari Fraksi Gerindra, Dyah Roro Esti Widya Putri selaku Wakil Menteri Perdagangan, serta Dani Ramdhani selaku Sekretaris Kota Jakarta Pusat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna yang dipimpin Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi setelah pelaksanaan salat Isya berjamaah. Sekitar pukul 20.00 WIB, kegiatan resmi dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Jajang Gusmana, dilanjutkan pembukaan acara oleh pembawa acara Ustaz Zaki serta sambutan dari panitia dan para ulama yang hadir.

Memasuki acara inti, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memimpin pembacaan maulid dan shalawat bersama Hadroh Ahbabul Musthofa. Antusiasme jemaah semakin terlihat ketika jumlah peserta mencapai sekitar 2.900 orang. Para jemaah mengikuti lantunan shalawat dengan khusyuk sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, Habib Muhammad Syahab menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak, adab, serta ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak hanya diwujudkan melalui shalawat, tetapi juga melalui upaya menerapkan nilai-nilai kebaikan yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Menjelang akhir kegiatan, suasana semakin khidmat dengan pembacaan Mahalul Qiyam oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama Hadroh Ahbabul Musthofa. Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu perjuangan 17 Agustus. Sekitar pukul 22.24 WIB, seluruh rangkaian Kemayoran Bersholawat selesai dilaksanakan dan para jemaah secara tertib meninggalkan lokasi kegiatan.

Pewarta: Abdul Latif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *