Bambang Setiawan Diduga Korban Unras Jakpus, Pemeriksaan Forensik Ungkap Sejumlah Luka

oleh -765 Dilihat
oleh
Bambang Setiawan Diduga Korban Unras Jakpus, Pemeriksaan Forensik Ungkap Sejumlah Luka

JAKARTA, 28 Agustus 2026 — Seorang pria bernama Bambang Setiawan, 60 tahun, dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, setelah diduga menjadi korban dalam rangkaian aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat. Jenazah tiba di rumah sakit pada Jumat (28/8/2026) dini hari menggunakan ambulans Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan oleh tim forensik.

Berdasarkan informasi pemeriksaan, kantong jenazah tiba sekitar pukul 00.15 WIB dan kemudian dilakukan pemeriksaan forensik pada pukul 00.45 WIB. Pemeriksaan tersebut baru dinyatakan selesai sekitar pukul 07.00 WIB. Sejumlah kondisi fisik ditemukan pada tubuh korban, termasuk luka terbuka pada bagian dahi hingga kedua pelipis yang disertai dugaan patah pada tulang tengkorak.

Selain luka pada bagian kepala, pemeriksaan juga mencatat adanya patah tulang pada siku kanan serta jari telunjuk tangan kanan. Luka lecet juga ditemukan pada bagian lengan kiri yang memanjang hingga area punggung dan bokong. Kondisi tersebut tercatat dalam hasil pemeriksaan awal tim forensik RS Polri.

Korban diketahui bernama Bambang Setiawan, warga Jalan Pejompongan, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pria kelahiran Jakarta, 3 Maret 1966 itu bekerja di sektor swasta. Setelah pemeriksaan selesai, pihak keluarga datang ke RS Polri untuk memastikan identitas jenazah.

Sekitar pukul 08.30 WIB, anak korban, Wisnu Ramadhani, tiba di rumah sakit dan melakukan pencocokan identitas. Dari proses tersebut, pihak keluarga menyatakan jenazah yang diperiksa merupakan Bambang Setiawan. Keluarga kemudian menolak pelaksanaan otopsi sehingga jenazah menjalani proses pemulasaran sebelum diserahkan untuk dibawa ke rumah duka.

Jenazah selanjutnya diberangkatkan sekitar pukul 11.54 WIB menggunakan ambulans RS Polri dengan nomor polisi B 2554 UBR menuju rumah duka di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Pihak keluarga disebut merencanakan pemakaman korban pada Jumat (28/8/2026) di TPU Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

Sementara itu, penyebab pasti meninggalnya Bambang Setiawan belum dapat dipastikan dan masih menjadi bagian dari penyelidikan Polda Metro Jaya. Aparat masih mengumpulkan bukti serta keterangan dari sejumlah saksi terkait kejadian yang diduga berkaitan dengan aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat. Hingga proses penyelidikan berjalan, hubungan langsung antara luka yang ditemukan dan rangkaian aksi tersebut masih menunggu hasil pendalaman aparat.

Pewarta: Abdul Latif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *