Manokwari, PB – Prajurit Kodam XVIII/Kasuari dan anggota Persit KCK PD XVIII/Kasuari memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Istiqlal Makodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Jumat (28/8/2026). Di tengah tantangan yang semakin kompleks, prajurit dituntut profesional, responsif, inovatif, modern, dan adaptif, tanpa meninggalkan iman, moral, dan akhlak.
Dalam sambutan Pangdam XVIII/Kasuari yang dibacakan Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., disampaikan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan momentum untuk meneladani akhlak, kepemimpinan, dan perjuangan Rasulullah SAW. Nilai kejujuran, amanah, disiplin, kepedulian, serta persatuan dinilai penting menjadi landasan prajurit dalam melaksanakan tugas. Sejalan dengan tema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat, Siap Mewujudkan Indonesia Maju dan Berdaulat,” prajurit diajak memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan dengan rakyat.
Sementara itu, Ustaz Abdul Azis, S.E., dalam tausiahnya mengingatkan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah membeda-bedakan umatnya dan senantiasa memikirkan keselamatan umat di dunia maupun akhirat. Ia juga menyampaikan pentingnya mencintai dan membela tanah air sebagai bagian dari iman.
Rangkaian peringatan ditutup dengan doa bersama, memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan lahir dan batin untuk menghadapi berbagai tantangan, pulih, dan bangkit dari segala kesulitan.
(Tim Pendam XVIII/Ksr/Red)

