Liputan6.com, Jakarta – TNI Angkatan Darat (AD) memastikan Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran tidak ambruk seluruhnya. Jembatan tersebut mengalami kemiringan setelah tali sling pada sisi kiri terlepas dari pengikat utama. Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang terlepas dari sistem pengikat utama," tulis Dispenad melalui keterangan yang diterima pada Senin (31/8).
Data lain dalam laporan menunjukkan Dispenad menjelaskan, Jembatan Gantung Pongpet memiliki kapasitas maksimal 50 orang. Sebelum digunakan, Kodim 0625/Pangandaran juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan membuat papan pemberitahuan di sisi jembatan mengenai kapasitas dan ketentuan penggunaannya. Kodim 0625/Pangandaran melakukan perbaikan sekaligus evaluasi untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi. Dalam video tersebut, jembatan tampak miring saat tengah dilintasi sejumlah orang hingga menyebabkan beberapa orang terjatuh. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif," kata Kapolsek Cijulang, Iptu Dimas Aditama, melalui keterangan yang diterima pada Senin (31/8).
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Namun, setelah prosesi peresmian, jumlah warga yang melintas di jembatan tersebut melebihi kapasitas yang ditentukan. Namun, antusiasme warga setelah prosesi peresmian menyebabkan ketentuan tersebut tidak diindahkan," tulis Dispenad. Saat ini, jembatan masih ditutup sementara. Evaluasi meliputi pemeriksaan kekuatan struktur, sistem pengikat tali sling, serta kapasitas maksimal jembatan. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk memastikan seluruh komponen konstruksi dalam kondisi aman sekaligus menyempurnakan pengaturan penggunaan jembatan ke depan," tulis Dispenad.
Jembatan Gantung Pongpet dibangun Kodim 0625/Pangandaran sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat Desa Margacinta dan sekitarnya," lanjut keterangan tersebut. Jembatan Gantung Pongpet menjadi akses bagi masyarakat Desa Margacinta sekaligus jalur menuju Kampung Budaya Margacinta. Kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan. Sebelumnya, video yang memperlihatkan kondisi Jembatan Gantung Pongpet beredar di media sosial. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Aparat langsung melakukan pengamanan di lokasi. Jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami. Jembatan itu memiliki panjang sekitar 60 meter dengan konstruksi tali baja dan lantai papan kayu.

