Kejutan Ulang Tahun: Polda PBD Dukung Perkuat Soliditas Kemanunggalan TNI-Polri Bersama Rakyat di HUT ke-81 TNI

oleh -69 Dilihat
oleh

PAPUA BARAT DAYA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Provinsi Papua Barat Daya menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Tanah Papua.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., melalui Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., hadir langsung dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI yang digelar di Lapangan Mandala, Markas Komando Armada (Mako Koarmada) III, Jalan Yos Sudarso Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Senin (5/10/2026).

Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” peringatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, hingga berbagai elemen masyarakat.

Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman S.N. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Komandan Upacara dipercayakan kepada Letkol Inf Muhammad Junaidi, S.S.T.Han., S.I.P., M.P., yang sehari-hari menjabat sebagai Danyonif TP 863/BB.

Bagi Polda Papua Barat Daya, kehadiran dalam momentum tersebut bukan sekadar bagian dari agenda kenegaraan, tetapi juga menjadi penegasan bahwa hubungan TNI dan Polri di Papua Barat Daya terus dibangun dalam semangat kebersamaan, komunikasi dan koordinasi untuk menciptakan situasi wilayah yang aman serta kondusif.

Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu bersama jajaran PJU Polda Papua Barat Daya tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama sejumlah pejabat TNI dan Forkopimda Papua Barat Daya.

Turut hadir Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Dankodaeral XIV Laksda TNI Djatmoko, Danpasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., Kas Koarmada III Laksma TNI Anung Sutanto, Wali Kota Sorong Septianus Lobat, Bupati Maybrat Karel Murafer, Wakil Bupati Sorong H. Sutedjo, Ketua DPRP Papua Barat Daya Ortis F. Sagrim, Ketua MRP Papua Barat Daya Alfons Kambu, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh penghormatan. Pengibaran bendera, mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga hingga pemberian tanda kehormatan menjadi bagian dari prosesi yang menandai perjalanan panjang pengabdian TNI selama 81 tahun kepada bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak semata-mata diukur dari kemampuan pertahanan maupun modernisasi alat utama sistem persenjataan, tetapi juga dari kuatnya hubungan antara prajurit dengan masyarakat.

Semangat kemanunggalan dengan rakyat menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadapi dinamika keamanan dan perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks.

Di tengah perubahan tantangan tersebut, prajurit TNI dituntut terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan beradaptasi dan penguasaan teknologi pertahanan. Nilai TNI PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif, menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas.

Pesan tersebut juga memiliki arti strategis bagi Papua Barat Daya. Sebagai wilayah dengan karakter geografis dan sosial yang beragam, dibutuhkan kerja sama yang kuat antara seluruh unsur untuk memastikan keamanan tetap terjaga dan program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Polda Papua Barat Daya memandang sinergitas TNI-Polri sebagai kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di wilayah. Koordinasi yang solid antara kedua institusi bersama pemerintah daerah dan masyarakat menjadi modal utama untuk menjaga stabilitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Suasana peringatan HUT ke-81 TNI di Papua Barat Daya juga diwarnai dengan momen kebersamaan yang cukup menarik. Di sela perayaan tersebut, Polda Papua Barat Daya memberikan kejutan berupa kue ulang tahun kepada jajaran TNI sebagai bentuk ucapan selamat sekaligus penghormatan atas pengabdian para prajurit.

Pemberian kejutan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Momen sederhana itu memperlihatkan bahwa hubungan TNI dan Polri tidak hanya dibangun melalui kerja sama dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui kedekatan emosional dan kebersamaan sebagai sesama penjaga keamanan serta pengabdian kepada masyarakat.

Kejutan tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa di tengah berbagai tantangan tugas, semangat kebersamaan dan persaudaraan antar anggota TNI dan Polri harus terus dirawat.

Kehadiran unsur Polri dalam peringatan tersebut juga memperlihatkan komitmen Polda Papua Barat Daya untuk terus mendukung TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.

Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, sinergi kedua institusi memiliki peran penting, mulai dari menjaga keamanan wilayah, membantu masyarakat ketika menghadapi bencana, mendukung pemerintah dalam pembangunan, hingga menciptakan kondisi yang memungkinkan aktivitas masyarakat berlangsung aman dan tertib.

Peringatan HUT ke-81 TNI juga diisi dengan penampilan kekuatan personel dan material dari berbagai satuan. Pasukan gabungan TNI, unsur Polri, Basarnas, Satpol PP, Dishub, PNS Kemhan, Taruna PIP Sorong hingga Pramuka turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan.

Sejumlah kendaraan tempur, artileri dan peralatan khusus turut ditampilkan. Demonstrasi bela diri militer serta defile pasukan kemudian melengkapi rangkaian acara sebelum seluruh kegiatan berakhir.

Bagi Polda Papua Barat Daya, semangat yang dibawa dalam peringatan HUT ke-81 TNI harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata. Profesionalisme, netralitas, soliditas dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi nilai yang harus terus dijaga oleh seluruh aparat keamanan.

Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI dan berharap sinergitas TNI-Polri yang telah terbangun di Papua Barat Daya semakin kuat.

Semangat kebersamaan, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menjaga Papua Barat Daya tetap aman, damai dan kondusif.

“Selamat HUT ke-81 TNI. Semoga TNI semakin profesional, semakin kuat dan semakin dekat dengan rakyat. Sinergitas TNI dan Polri harus terus kita perkuat untuk memberikan rasa aman serta mendukung pembangunan di Papua Barat Daya,” menjadi pesan yang sejalan dengan semangat peringatan tersebut.

Dengan semangat “TNI Kuat Bersama Rakyat”, Polda Papua Barat Daya menegaskan bahwa kekuatan menjaga keamanan tidak hanya bertumpu pada institusi, tetapi juga pada kemampuan seluruh elemen untuk berjalan bersama.

HUT ke-81 TNI akhirnya tidak hanya menjadi peringatan perjalanan panjang pengabdian prajurit, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan TNI-Polri, memperkuat komunikasi lintas lembaga dan meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga Papua Barat Daya tetap aman, damai dan terus bergerak maju.

(Tim/Red)