Gemuruh Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Teror Warga Wulanggitang dan Ile Bura

oleh -540 Dilihat

LARANTUKA, RADARNKRI – Gemuruh akibat erupsi gunung api Lewotobi Laki-Laki terus meneror warga di wilayah Kecamatan Ile Bura dan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim). Rabu, 10 Januari 2024.

Suara gemuruh terdengar begitu mencekam sejak malam tadi, (Selasa 9 Januari 2024-red) hingga malam hari ini sehingga menimbulkan kepanikan bagi warga.

Diketahui Gunung Lewotobi Laki-Laki sejak Kamis 9 Januari 2024 pukul 23:00 wita sudah naik status dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas).

Ratusan warga sekitar gunung kembar itu sudah mengosongkan tempat tinggal. Mereka mengamankan diri ke Desa Pululera, Boru, Nileknoheng, bahkan ada yang pergi ke perbatasan Flores Timur-Sikka.

Informasi yang dihimpun, dua desa di wilayah Kecataman Wulanggitang dan Ile Bura masuk dalam zona merah yakni Desa Dulipali, dan Desa Nawakote.

Ketua Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Herman Yoseph, bersama Bobby Lamanepa dan petugas lain terus memantau aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Gunung Lewotobi Perempuan.

“Peningkatan status dari Siaga ke Awas pada pukul 23.00 Wita (Selasa, 9 Januari 2024),” kata Herman Yoseph.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak berada di dekat gunung dengan radius 4 kilo meter dengan sektoral 5 kilo meter barat laut utara.

Secara kasat mata, Gunung Lewotobi Laki-Laki dan Gunung Lewotobi Perempuan tampak tertutup kabut awan tebal dengan semburan gas vulkanik.

Sesekali juga nampak terlihat Gunung Lewotobi Laki-Laki mengeluarkan lava panas dari dalam kawah gunung.***(ell)