Koramil Paiton Berhasil Padamkan Karhutla di Desa Bhinor Probolinggo

oleh -330 Dilihat
oleh

Koramil 0820/16 Paiton berperan aktif dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Bhinor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo pada Selasa (10/9). Kebakaran tersebut terjadi di sekitar objek vital nasional (obvit) Gitet T2, yang mengharuskan tindakan cepat dari berbagai pihak, termasuk TNI dan masyarakat setempat.

Serka Ikram, salah satu anggota Koramil 0820/16 Paiton, menyampaikan bahwa mereka segera terjun ke lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai kebakaran. “Setelah kami mendapat laporan adanya kebakaran hutan dan lahan, kami langsung menuju tempat kejadian untuk membantu pemadaman api,” ujarnya.

Sebagai prajurit yang bertanggung jawab atas wilayah teritorialnya, Serka Ikram menekankan pentingnya pengabdian nyata di lapangan, bukan sekadar kata-kata. Ia juga menghimbau masyarakat di sekitar lokasi kebakaran agar tetap waspada dan siaga, mengingat risiko kebakaran semakin tinggi di musim kemarau. “Kami melarang masyarakat membuka lahan baru dengan cara membakar hutan, karena langkah ini sangat berbahaya dan dapat memicu kebakaran lebih luas,” jelasnya.

Selain memadamkan api, Koramil Paiton juga terus berupaya melakukan langkah pencegahan kebakaran. Mereka rutin melakukan patroli serta memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai bahaya pembakaran lahan. “Antisipasi kebakaran ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat untuk mengendalikan Karhutla,” tambah Serka Ikram.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan sumber daya manusia dan sarana prasarana dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan. Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas utama, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. Edukasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan dengan memperhatikan kearifan lokal, agar program pencegahan Karhutla dapat diterima dan diterapkan dengan baik.

Langkah cepat dan tanggap dari Koramil 0820/16 Paiton ini diapresiasi oleh masyarakat sekitar, mengingat api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas dan membahayakan pemukiman warga. Mereka berharap koordinasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat terus terjaga untuk mengantisipasi bencana serupa di masa mendatang.

**Sumber**: Pen0820/Probolinggo
**Published**: Edi D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *