Tangerang | Melihat kondisi tersebut, PT Alfatama Inticipta, produsen cat merek Alfaglos menghadirkan produk terbarunya, Glasscoat Matte di ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026, yang berlangsung di ICE, BSD City, Tangerang, 9 hingga 11 Oktober.
Keterangan yang tercatat menyebut Nantinya, ini memang akan bakal lebih familiar di pasar sepeda motor," jelas Edwin Saputra, Creative Marketing Manager Alfaglos.
Data lain dalam laporan menunjukkan Alfaglos Glasscoat Matte ini nantinya juga akan tersedia di varian 1 liter, dan juga 1/4 liter yang memang dibutuhkan konsumen untuk mengecat panel-panel sepeda motor. Sedangkan saat ini, memang sudah tersedia untuk varian 5 liter. Perjalanan perusahaan ini dimulai pada 1994 melalui produksi dempul poliester berwarna hijau yang kemudian menjadi salah satu produk andalannya.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Tren modifikasi terus berkembang saat ini, termasuk untuk pengecetan mobil atau sepeda motor. Jika sebelumnya, tampilan mengkilat atau glossy jadi pilihan, kini finishing matte atau doff juga semakin diminati. Produk ini, memang jadi pelapis terakhir saat proses pengecetan. Bukan sekedar memberikan warna, tapi lapisan clear coat ini juga menjadi penentu apakah tampilan sepeda motor atau mobil sesuai dengan karakter yang dinginkan pemilik atau builder dan modifikator. Kami menghadirkan Glasscoat Matte ini untuk kebutuhan konsumen, dan juga melengkapi lini produk kita.
Harganya belum kita rilis, nanti juga produknya mulai kita distribusikan ke distributor kita," tegas Edwin. Sebagai informasi, Alfaglos sendiri menjadi alah satu merek lokal yang dikenal di industri perbaikan bodi dan pengecatan kendaraan di Indonesia. Seiring perkembangan bisnis, Alfaglos tidak hanya berfokus pada dempul, tetapi juga memperluas lini produk untuk memenuhi kebutuhan industri otomotif dan sektor pelapisan lainnya. Warna hijau di dempul dirancang agar pengguna lebih mudah memperkirakan komposisi hardener yang dicampurkan. Ketika kedua bahan diaduk, perubahan warna menjadi salah satu petunjuk bagi aplikator untuk menyesuaikan takaran pengeras sesuai kebutuhan pekerjaan. Jumlah hardener berpengaruh terhadap waktu pengerjaan sebelum dempul mulai mengeras.

