BABINSA BERSAMA UNSUR KELURAHAN BUKUAN LAKSANAKAN ZIARAH KUBUR PENDIRI KAMPUNG DALAM RANGKAIAN BERSIH DESA TAHUN 2026

oleh -805 Dilihat

BABINSA BERSAMA UNSUR KELURAHAN BUKUAN LAKSANAKAN ZIARAH KUBUR PENDIRI KAMPUNG DALAM RANGKAIAN BERSIH DESA TAHUN 2026

SAMARINDA – Dalam rangka menghormati jasa para pendiri kampung, Babinsa Kelurahan Bukuan, Pelda Iswandi, bersama unsur pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan ziarah kubur di Makam Muslimin RT 22, Jalan Diponegoro, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Rabu (21/10/2026) pukul 09.30 WITA.

Kegiatan ziarah kubur tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bersih Desa Kelurahan Bukuan Tahun 2026 yang berlangsung selama satu minggu, mulai tanggal 21 hingga 27 Oktober 2026. Ziarah dilakukan di makam almarhum Salam dan almarhum Andik, yang merupakan pendiri Kampung Bukuan.

Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa para pendiri kampung yang telah berperan dalam sejarah terbentuknya Kelurahan Bukuan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan antara pemerintah kelurahan, aparat kewilayahan, dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Bukuan, Dadang Suprayitno, S.E.; Babinsa Kelurahan Bukuan, Pelda Iswandi; Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukuan, Brigpol Dada Auki Rajasa; Ketua LPM, Likono; Ketua Panitia Bersih Desa, Edy Susilo; Ustaz Imam Syafi’i selaku pembaca doa; tokoh masyarakat, H. Marwan; serta para Ketua RT se-Kelurahan Bukuan.

Pelaksanaan ziarah kubur berlangsung dengan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan sebagai wujud penghormatan kepada para pendahulu sekaligus upaya menjaga nilai-nilai sejarah dan tradisi masyarakat setempat.

Kegiatan ziarah kubur berakhir pada pukul 10.30 WITA. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan Bersih Desa Kelurahan Bukuan Tahun 2026, diharapkan semangat kebersamaan, kerukunan, serta kepedulian masyarakat dalam melestarikan tradisi dan menghargai jasa para pendiri kampung dapat terus terjaga.