Kapolsek KPN Bangun Kedekatan dengan Jamaah Masjid Raya Parepare

oleh -358 Dilihat
oleh
Kapolsek KPN Bangun Kedekatan dengan Jamaah Masjid Raya Parepare

Kota Parepare | Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Iptu Suardi, S.E., bersama personel Polsek KPN melaksanakan salat subuh berjamaah dan bersilaturahmi dengan warga di Masjid Raya Parepare, Minggu, 11 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Raya Parepare yang berlokasi di Jalan Masjid Raya, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Salat subuh bersama ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran jajaran Polsek KPN tidak hanya dimaksudkan untuk mengikuti ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan, membuka komunikasi, serta menyerap aspirasi warga secara langsung. Melalui suasana yang lebih santai dan penuh kekeluargaan, polisi dapat berinteraksi dengan jamaah sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut turut diikuti Wakapolsek KPN Iptu Sunarya, Ps. Kanit Propam Polsek KPN Aiptu Abd. Rais Rachman, serta sejumlah personel Polsek KPN. Sekitar 100 jamaah Masjid Raya Parepare hadir dan mengikuti rangkaian salat subuh berjamaah tersebut. Kebersamaan polisi dan warga di lingkungan masjid diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Kecamatan Ujung dan kawasan sekitar Pelabuhan Nusantara. Interaksi langsung seperti ini juga menjadi wujud pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis, sehingga masyarakat merasa lebih dekat, nyaman, dan mudah menyampaikan informasi maupun keluhan kepada aparat.

Suasana Masjid Raya Parepare masih terasa tenang setelah pelaksanaan salat subuh. Seusai ibadah, Kapolsek KPN Iptu Suardi tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia memilih berbaur bersama jamaah, menyapa warga, dan membuka percakapan dalam suasana yang akrab. Kehadirannya di tengah masyarakat membuat komunikasi berlangsung secara alami, tanpa jarak dan tanpa kesan formal yang berlebihan. Sejumlah jamaah tampak menyambut baik kesempatan tersebut dengan menyampaikan pandangan mengenai kondisi keamanan di sekitar tempat tinggal mereka.

Dalam dialog itu, Iptu Suardi menyampaikan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan, termasuk pencurian, perselisihan antarwarga, serta aktivitas yang dapat mengganggu ketenteraman lingkungan. Pesan keamanan disampaikan secara langsung dan mudah dipahami, disertai ajakan untuk segera berkomunikasi dengan kepolisian apabila menemukan situasi yang membutuhkan perhatian. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Di sisi lain, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi polisi untuk mendengar aspirasi warga secara langsung. Jamaah dapat menyampaikan persoalan yang berkembang di lingkungan mereka, mulai dari kebutuhan peningkatan patroli hingga kekhawatiran terhadap perilaku yang berpotensi menimbulkan gangguan. Setiap masukan diterima dengan terbuka sebagai bahan evaluasi dan dasar untuk menentukan langkah pelayanan yang tepat. Pola komunikasi dua arah ini membantu kepolisian memahami persoalan masyarakat secara lebih menyeluruh.

Interaksi setelah salat subuh itu menunjukkan bahwa pendekatan keamanan dapat dibangun melalui percakapan sederhana dan hubungan yang humanis. Suasana santai membuat warga lebih leluasa berbicara, sementara polisi memiliki kesempatan memperkenalkan peran dan layanannya secara lebih dekat. Kedekatan semacam ini diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat, mendorong kepedulian bersama, serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum KPN.

Dalam pertemuan bersama jamaah Masjid Raya Parepare, Iptu Suardi menyampaikan program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Program tersebut menegaskan pentingnya membangun hubungan yang lebih dekat kepolisian dan masyarakat. Kedekatan itu diperlukan agar komunikasi dapat berlangsung secara terbuka, sehingga berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban dapat dipahami serta dihadapi secara bersama-sama.

Melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”, kepolisian didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelayanan yang baik menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Selain itu, program tersebut menekankan perlunya penegakan hukum secara adil. Penegakan hukum harus dilaksanakan dengan mengedepankan keadilan, sehingga masyarakat memperoleh perlakuan yang sesuai dengan ketentuan dan merasa terlindungi dalam kehidupan sehari-hari.

Iptu Suardi juga menyampaikan harapan agar polisi semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran polisi yang dekat dapat memperkuat hubungan kemitraan serta mendorong terciptanya komunikasi yang baik. Dalam hubungan tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi pihak yang menerima pelayanan, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga keamanan di lingkungannya. Keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi masyarakat.

Peran masyarakat dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan keterlibatan dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, serta kondusif. Dengan adanya kerja sama kepolisian dan masyarakat, upaya menjaga ketertiban dapat dilakukan secara lebih kuat dan berkelanjutan. Pesan program ini menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam mendukung tugas kepolisian, sekaligus menegaskan bahwa kedekatan, pelayanan publik yang berkualitas, dan penegakan hukum yang adil merupakan unsur penting dalam membangun keamanan bersama.

Kehadiran jajaran Polsek KPN Polres Parepare dalam kegiatan keagamaan di Masjid Raya Parepare memiliki makna penting bagi penguatan hubungan kemitraan Polri dan masyarakat. Interaksi yang berlangsung dalam suasana ibadah dan kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya membangun kedekatan sosial dengan warga.

Pendekatan humanis melalui aktivitas keagamaan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap kepolisian. Masyarakat memiliki kesempatan untuk mengenal personel secara lebih dekat, menyampaikan aspirasi, serta mengutarakan berbagai pandangan mengenai kondisi keamanan di lingkungan tempat tinggalnya. Komunikasi yang terbuka seperti ini menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Upaya mempererat silaturahmi tersebut juga mencerminkan komitmen Polsek KPN Polres Parepare untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika terjadi persoalan. Dengan membangun hubungan yang berkesinambungan, kepolisian dapat mendorong warga agar berperan aktif menjaga keamanan wilayah hukumnya. Partisipasi masyarakat dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, penyampaian informasi secara bertanggung jawab, serta kerja sama dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib.

Kebersamaan polisi dan masyarakat diharapkan terus terpelihara melalui berbagai kegiatan yang mendekatkan kedua pihak. Sinergi tersebut menjadi dasar penting bagi terciptanya Kota Parepare yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga seluruh aktivitas warga dapat berlangsung dengan nyaman. Melalui silaturahmi dan komunikasi yang konsisten, kemitraan Polri dengan masyarakat dapat semakin kuat serta memberi manfaat nyata bagi kehidupan sosial di wilayah tersebut.