**Probolinggo** – Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil jajaran melakukan pengawalan dan pengamanan jalannya kegiatan keagamaan umat Kristen yang melaksanakan ibadah hari Minggu di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pondok Daud, Kelurahan Mangunharjo, Kota Probolinggo. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman dan nyaman bagi seluruh jemaat.
Anggota Koramil 0820/01 Kanigaran, Peltu Moh Ismail, menjelaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan. Ia menegaskan pentingnya memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah mereka.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Peltu Moh Ismail, Senin (7/10). Menurutnya, pengamanan ini merupakan bagian dari tugas pokok mereka sebagai pembina desa, di mana mereka selalu siap untuk mengawal setiap kegiatan, baik pemerintahan maupun keagamaan.
Peltu Moh Ismail juga menambahkan bahwa komunikasi sosial yang baik antara TNI dan masyarakat adalah kunci dalam mencapai tujuan pembinaan wilayah teritorial. “Kami akan selalu proaktif dan siap untuk melaksanakan pengamanan dan pengawalan dalam setiap kegiatan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu tokoh umat Kristen yang memilih untuk tidak dipublikasikan identitasnya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pengamanan kegiatan keagamaan ini. “Terimakasih dan apresiasi kami sampaikan kepada pihak aparat TNI-Polri dan lainnya yang telah memberikan kami rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah,” tuturnya.
Kegiatan ibadah di GBI Pondok Daud berlangsung dengan lancar berkat pengawalan dan pengamanan dari pihak TNI. Hal ini mencerminkan komitmen Kodim 0820/Probolinggo dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menciptakan suasana yang harmonis antar umat beragama di wilayah tersebut.
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dalam melaksanakan ibadah mereka, dan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Probolinggo.
Sumber: Pen0820/Probolinggo
Published: Edi D
