Kodim 0820/Probolinggo Hadiri Apel Pengamanan Tahap Pilkada 2024

oleh -436 Dilihat
oleh

**Probolinggo** – Kodim 0820/Probolinggo melalui Danyon Kav 8/2 Kostrad Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah dan Kasdim Mayor Czi Slamet Wahyudi, turut hadir dalam apel pergeseran pasukan pengamanan tahapan pemungutan dan perhitungan suara Pilkada 2024, yang dilaksanakan pada Rabu (27/11) di Kabupaten Probolinggo.

 

Dalam kesempatan tersebut, Mayor Czi Slamet Wahyudi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta apel yang telah bersedia mengemban tugas penting sebagai garda terdepan dalam pengamanan proses demokrasi. “Pengamanan Pilkada serentak 2024 adalah tugas mulia yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

 

Mayor Slamet Wahyudi juga menyampaikan bahwa tahapan pemungutan dan perhitungan suara yang akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan, tepatnya pada 27 November 2024, diprediksi akan meningkatkan potensi ancaman gangguan keamanan, seperti sabotase, intimidasi, konflik antar pendukung parpol atau paslon, bahkan praktik money politics. Hal ini berpotensi memengaruhi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Probolinggo.

 

Untuk itu, pengamanan di setiap titik, terutama di Tempat Pemungutan Suara (TPS), harus dilakukan dengan optimal. “TPS merupakan pusat dari seluruh proses demokrasi. Keamanan di TPS harus dijaga dengan ketat, untuk mencegah segala bentuk gangguan yang bisa menghambat proses pemilihan,” tegas Mayor Slamet Wahyudi.

 

Lebih lanjut, Mayor Slamet menegaskan bahwa apel pergeseran pasukan ini menjadi bukti kesiapan pihak keamanan untuk menjaga kelancaran Pilkada 2024, khususnya dalam memastikan keamanan di setiap TPS di wilayah Kabupaten Probolinggo. Ia juga mengingatkan agar setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya, agar pengamanan bisa berjalan lancar dan situasi tetap kondusif.

 

Dengan kesiapan yang matang, diharapkan proses demokrasi Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan aman dan sukses, tanpa adanya gangguan yang mengancam kelangsungan pesta demokrasi tersebut. (Edi D/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *