Kodim 1009/Tanah Laut Dukung Panen Raya Padi Demi Ketahanan Pangan

oleh -342 Dilihat
oleh

Tanah Laut – Personel Kodim 1009/Tanah Laut Korem 101/Antasari Kodam VI/Mulawarman terus menunjukkan dukungannya terhadap sektor pertanian dengan menghadiri panen raya padi program Optimalisasi Lahan (Opla) di Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (04/03/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong petani untuk terus aktif menanam meskipun dalam suasana Puasa Ramadhan 1446 H. Kehadiran Babinsa Posramil Tambang Ulang Koramil 1009-03/Bati-Bati dalam panen raya ini menunjukkan sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Dandim 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., melalui Danposramil Tambang Ulang, Peltu Arif Wicaksono, menyampaikan bahwa panen raya ini adalah hasil kerja keras petani yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Dengan dukungan yang optimal, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan.

“Partisipasi Kodim 1009/Tanah Laut dalam kegiatan panen raya ini adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap pemerintah daerah dalam menciptakan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan pertanian yang ada,” ujar Peltu Arif.

Selain perwakilan dari TNI dan pemerintah daerah, kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak Perum Bulog yang memastikan harga penyerapan padi tetap sesuai ketentuan pemerintah, yakni Rp6.500 per kilogram. Dalam kesempatan tersebut, Peltu Arif menegaskan bahwa Babinsa memiliki peran dalam mengawasi proses penyerapan gabah oleh Bulog selama panen raya yang berlangsung dari Februari hingga April 2025.

“Komando atas telah memberikan instruksi kepada kami, para Babinsa, untuk mengawasi Perum Bulog dalam menyerap gabah. Dengan demikian, petani mendapatkan manfaat maksimal dari panen mereka dan ketersediaan beras bagi masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Peltu Arif juga mengimbau para petani agar segera mengolah kembali lahan yang telah dipanen untuk persiapan musim tanam berikutnya. Langkah ini bertujuan agar tidak ada jeda waktu yang membuat lahan menganggur, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional.

(Pendim 1009/Tla)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *