Nakes PKM Waiwerang Bagi Pita Merah Tandai Hari AIDS Sedunia, Istri Mantan Gubernur NTT Dua Periode Beri Apresiasi

oleh -1600 Dilihat

FLORES TIMUR – RADARNKRI – Dalam memperingati hari HIV/AIDS sedunia pada 1 Desember 2023, Sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) dari PKM Waiwerang, melakukan aksi simpatik di seputaran area pertokoan Kota Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim). Jumad (01/12/2023).

Mereka terlihat menyematkan pita merah kepada para pejalan kaki maupun pengunjung yang hendak berbelanja di mini market dan juga masyarakat yang melakukan aktivitas di area pertokoan.

Diketahui pita merah merupakan simbol kesadaran terhadap AIDS yang diakui secara internasional. Selain itu dengan menggenakan pita merah merupakan bentuk dukungan kepada orang-orang dengan HIV dan mengenang mereka yang meninggal karena AIDS.

Menariknya, istri Mantan Gubernur NTT dua Periode yakni Lusia Adinda Dua Nurak yang hendak belanja di salah satu mini market di Kota Waiwerang juga mendapatkan pita merah pembagian dari para Nakes saat itu.

Bukan hanya dibagikan, Nakes dari PKM Waiwerang juga langsung mengenakan pita merah kepada istri dari Almarhum Frans Lebu Raya tersebut.

Nakes PKM Waiwerang Bagi Pita Merah Tandai Hari AIDS Sedunia, Istri Mantan Gubernur NTT Dua Periode Beri Apresiasi
Lusia Adinda Dua Nurak, Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan foto bersama Nakes PKM Waiwerang.

Setelah itu, Lusia Adinda Dua Nurak memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para Nakes dari PKM Waiwerang. Menurutnya Tenaga Kesehatan merupakan garda terdepan penanggulan HIV/AIDS di Kecamatan Adonara Timur.

“Selain Komisi Pemberantasan HIV/AIDS, Nakes juga merupakan garda terdepan dalam penanggulangan virus HIV/AIDS. Semangat dari para nakes seperti hari ini patut diberikan apresiasi,” ujar nya.

Lusia Adinda yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil NTT 1 dari PDI Perjuangan itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama berkolaborasi dan bergandengan tangan dalam memerangi virus HIV/AIDS itu sendiri.

“Perlu kepedulian dan Kerjasama semua pihak dalam menanggulangi HIV/AIDS, dan yang terpenting adalah jauhi virus nya bukan orang yang terinfeksi,” tutup Lusia Adinda.***(Ell).