Ringankan Beban Warga Terdampak Kemarau, Kodim Bojonegoro Kembali Pasok 64.000 Liter Air Bersih ke 4 Kecamatan

oleh -46 Dilihat
oleh

BOJONEGORO, – Musim kemarau yang memicu kelangkaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro terus mendapat perhatian serius dari jajaran TNI Angkatan Darat.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah binaannya.

Pada Rabu (16/9/2026), armada tangki air milik Kodim 0813 Bojonegoro kembali bergerak menyusuri pelosok desa untuk membagikan total 64.000 liter air bersih secara merata di empat kecamatan.

Adapun rincian sebaran bantuan air bersih ini dilakukan secara cermat agar langsung menyasar titik-titik pemukiman yang membutuhkan.

Diwilayah Kecamatan Kedewan, sebanyak 16.000 liter disalurkan untuk warga Dusun Ngrowo (RT.003 dan RT.005 RW.001), Desa Hargomulyo.

Kecamatan Tambakrejo, sebanyak 16.000 liter dialokasikan bagi warga Dusun Tegaron (RT.001, 002 RW.003 serta RT.001, 002 RW.004), Desa Gamongan.

Kemudian diwilayah Kecamatan Temayang, sebanyak 16.000 liter dialirkan untuk pemenuhan kebutuhan warga RT.006 dan RT.007 RW.002, Desa Kedungsari.

Sedangkan di Kecamatan Dander, sebanyak 16.000 liter dibagi rata untuk dua wilayah, yakni Desa Ngraseh (8.000 liter) dan Desa Sumodikaran (8.000 liter).

Aksi sosial ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kodim 0813 Bojonegoro untuk senantiasa hadir di tengah kesulitan masyarakat, khususnya selama musim kemarau masih menyulitkan warga dalam mendapatkan pasokan air bersih harian.

“Penyaluran bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok rumah tangga bagi warga terdampak,” ungkap Kapten Inf Surahmat, selaku koordinator aksi.

Di sisi lain, pihak Kodim 0813 Bojonegoro juga mengimbau agar masyarakat tetap bijak dan hemat dalam memanfaatkan pasokan air bersih yang telah didistribusikan.

“Kodim 0813 Bojonegoro terus berkomitmen membantu meringankan beban masyarakat. Tetap hemat, dan bijak menggunakan air bersih untuk hari esok yang lebih baik,” pungkas Kapten Inf Surahmat.