**Tabalong, 01 Oktober 2024** – Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Kabupaten Tabalong tahun 2024 dilaksanakan pada hari Selasa, 01 Oktober 2024, di lapangan Komplek Pendopo Bersinar, Jl. Stadion, Kel. Pembataan, Kec. Murung Pudak. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, pejabat daerah, dan unsur TNI/Polri, yang menunjukkan rasa hormat dan penghargaan terhadap jasa-jasa pahlawan revolusi.
Upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara, Bupati Tabalong, Ibu Hamida Munawarah, S.T., M.T, dengan Komandan Upacara Lettu Inf Warnoto dan Perwira Upacara Kapten Inf Fendri. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Tabalong, Bapak Riza Fahlipi, Dandim 1008/Tbg Letkol Inf Budi Sanjaya Galih, S.AP., M.IP, serta Kapolres Tabalong diwakili oleh Wakapolres, Kompol Hendra Sumala Sartio. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala PN Tanjung diwakili oleh Hakim Diaudin, S.H., dan Pakor Batalyon C Pelopor, Kompol I Wayan Eka Wijaya, S.Sos, M.Ap, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabalong.
Peserta upacara terdiri dari dua peleton Kodim 1008/Tbg, satu peleton Brimob Kompi II Batalyon B Pelopor, satu peleton Polres Tabalong, tiga peleton ASN Pemkab Tabalong, dan satu peleton pelajar SMA. Kegiatan ini menunjukkan kerjasama antara berbagai instansi dan masyarakat dalam memperingati momen penting ini.
Rangkaian upacara dimulai pukul 08.00 Wita dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara, pembacaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan pembacaan ikrar Kesaktian Pancasila oleh Ketua DPRD Tabalong, Riza Fahlipi.
Dalam sambutannya, Bupati Tabalong, Hj Hamida Munawarah, menekankan, “Apel ini adalah sebuah penghargaan atas jasa-jasa pahlawan revolusi. Kita mengenang peristiwa lubang buaya yang melibatkan pahlawan revolusi melawan G30S PKI.” Beliau juga berharap agar generasi muda dapat meneruskan cita-cita para pahlawan demi keberlangsungan bangsa.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesetiaan sebagai warga negara dan Pegawai Negeri Sipil, serta meningkatkan rasa cinta terhadap Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Diharapkan, melalui upacara ini, generasi penerus dapat terus menjaga nilai-nilai luhur Pancasila serta mempertahankan persatuan dan integritas bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dalam penutupan, upacara diakhiri dengan doa bersama, menegaskan harapan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila akan selalu hidup di hati setiap warga negara Indonesia. (Pen1008Tblg)
