LSM GEMMAKO Laporkan Dugaan Pemotongan Gaji dan Intimidasi di Tanjung Balai ke Anggota DPR RI

oleh -150 Dilihat

LSM GEMMAKO Laporkan Dugaan Pemotongan Gaji dan Intimidasi di Tanjung Balai ke Anggota DPR RI

Kabupaten Asahan— Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, melaksanakan kunjungan kerja ke Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, pada Rabu (14/10/2026). Bertempat di Rumah Etnis Karo, kegiatan tersebut mengusung tema Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.

Dalam kesempatan tersebut, Dodi Antoni, Ketua Umum DPP LSM GEMMAKO Asahan, menyampaikan laporan langsung terkait dugaan pelanggaran keuangan dan tindakan yang merugikan pegawai di RSUD Tengku Mansyur, Kota Tanjung Balai.

Dijelaskannya, pihaknya menerima laporan adanya dugaan pemotongan Jasa Pelayanan BPJS terhadap 177 pegawai yang terdiri dari perawat, bidan, tenaga penunjang, dan P3K penuh waktu. Besarannya bervariasi antara Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per orang, dengan alasan dana tersebut akan digunakan untuk membayar gaji pekerja P3K paruh waktu.

Selain itu, disebutkan juga adanya pemotongan sebesar 20 persen terhadap 2.500 ASN se-Kota Tanjung Balai yang telah berjalan sejak Mei hingga Desember tahun lalu. Diduga, hingga saat ini belum ada peraturan wali kota yang menjadi dasar hukum pemotongan untuk periode Januari hingga Oktober 2026.

“Kasus ini sudah kami laporkan ke Kejaksaan Negeri Tanjung Balai pada 5 Agustus 2026, namun hingga kini prosesnya masih menemui kebuntuan di Inspektorat Kota Tanjung Balai,” ujar Dodi Antoni di hadapan Mangihut Sinaga.

Ia juga menambahkan bahwa para narasumber yang melaporkan kasus ini mengalami tekanan. “Nasib para pelapor sungguh menyedihkan, mereka menerima ancaman, intimidasi, bahkan ada yang dimutasi oleh pihak terkait,” cetusnya.

Menanggapi hal tersebut, Mangihut Sinaga meminta agar laporan ini disampaikan secara resmi lengkap dengan dokumen pendukung paling lambat besok siang, mengingat dirinya akan segera kembali ke Jakarta. Dokumen tersebut nantinya akan ditindaklanjuti agar diketahui oleh pimpinan terkait untuk ditelusuri lebih lanjut.(Tim)