Aksi KNPRI di Depan DPR RI, Desak Parlemen Tindak Lanjuti Polemik Jabatan Wapres Gibran

oleh -46 Dilihat
oleh

JAKARTA PUSAT – Aksi penggalangan tanda tangan untuk mendorong pemakzulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka digelar Koalisi Nasional Perempuan Indonesia (KNPRI) di depan gerbang Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut bertujuan menghimpun dukungan masyarakat sekaligus mendesak DPR RI menindaklanjuti polemik yang berkaitan dengan jabatan wakil presiden.

Dalam aksi yang berlangsung sehari sebelumnya, Kamis (15/10/2026), kelompok tersebut mulai berkumpul sekitar pukul 10.38 WIB. Massa yang awalnya berjumlah beberapa orang kemudian bertambah hingga mencapai 12 orang, dengan Meri sebagai penanggung jawab kegiatan. Para peserta membawa sejumlah spanduk berisi seruan pemakzulan, ajakan memberikan tanda tangan, serta tuntutan terkait dugaan persoalan ijazah anggota DPR/MPR RI.

Memasuki pukul 14.00 WIB, peserta mulai menyampaikan orasi kepada pengguna jalan dan mengajak masyarakat membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pemakzulan Gibran. Selain itu, mereka juga membuka penggalangan donasi untuk mendukung kegiatan tersebut. Sejumlah tulisan pada spanduk menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi yang disebut dalam materi aksi serta menyerukan gerakan nasional untuk menurunkan wakil presiden.

Dalam orasinya, peserta meminta DPR dan MPR RI menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai dugaan pelanggaran yang mereka persoalkan. Mereka menilai penggunaan hak konstitusional, termasuk hak angket, perlu dipertimbangkan melalui mekanisme yang berlaku apabila ditemukan dasar hukum yang memadai. Tuntutan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya mendorong penanganan persoalan melalui jalur konstitusional.

Peserta aksi juga menyerukan keterlibatan pemuda, aktivis, dan masyarakat dalam mengawal proses hukum serta ketatanegaraan. Mereka menekankan pentingnya transparansi, keadilan, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam setiap proses yang menyangkut jabatan publik. DPR RI didesak menindaklanjuti polemik tersebut agar memperoleh kejelasan melalui mekanisme hukum yang sah.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat duduk dan berbincang dengan petugas kepolisian sebelum melanjutkan penyampaian aspirasi. Situasi di sekitar gerbang Gedung DPR/MPR RI dilaporkan aman dan kondusif. Sekitar pukul 16.27 WIB, aksi berakhir setelah massa merapikan perlengkapan dan membersihkan area kegiatan sebelum meninggalkan lokasi.

Aksi KNPRI ini menjadi bagian dari rangkaian penyampaian aspirasi sejumlah kelompok masyarakat sipil yang mendorong DPR RI menindaklanjuti tuntutan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka. Selain pengumpulan tanda tangan, kelompok masyarakat lainnya juga disebut menempuh jalur audiensi untuk meminta dukungan fraksi-fraksi di DPR RI. Namun, tuntutan tersebut tetap harus diproses sesuai ketentuan konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pewarta: Abdul Latif