Babinsa Koramil Barabai Dukung Petani Desa Bakapas Tingkatkan Produktivitas Padi

oleh -1947 Dilihat
oleh

Barabai, HST – Kehadiran Kopral Kepala (Kopka) Samsuhadi, Babinsa dari Koramil 1002-06/Barabai, disambut hangat oleh para petani di Desa Bakapas, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Babinsa ini telah memberikan dorongan signifikan bagi kelompok tani Mekar Jaya untuk mengolah lahan pertanian mereka. Melalui kerja sama yang solid, mereka berhasil mempersiapkan lahan seluas satu hektar untuk penanaman padi varietas Empari, Rabu (13/11).

 

Menurut Bapak Hardiansyah, anggota kelompok tani Mekar Jaya, kehadiran Babinsa sangat dirasakan manfaatnya. “Saya sangat terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa. Beliau tidak hanya mengajarkan teknik budidaya yang baik, tetapi juga memotivasi kami untuk terus berusaha meningkatkan hasil panen,” ungkap Hardiansyah dengan penuh semangat. Ia menyatakan, pendampingan Babinsa tidak hanya membuat para petani lebih memahami teknik bertani yang benar, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menghadapi tantangan di sektor pertanian.

 

Danramil 1002-06/Barabai, Kapten Inf Subhan, menjelaskan bahwa pendampingan kepada kelompok tani di wilayahnya bukan hanya dalam hal teknis pertanian. “Kami juga ingin membangkitkan semangat bertani di kalangan masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi pertanian yang ada dan menerapkan prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan, kami yakin produktivitas pertanian di wilayah ini akan terus meningkat,” ujar Kapten Subhan. Ia menambahkan bahwa tujuan utama dari pendampingan ini adalah untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan mengajak petani agar lebih adaptif terhadap perubahan iklim yang berpengaruh pada sektor pertanian.

 

Program pendampingan Babinsa ini sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan serta mendukung petani dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan dukungan teknologi dan ilmu pertanian yang modern, kelompok tani Mekar Jaya diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi kelompok tani lain di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (Pen1002hst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *