Probolinggo – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo memulai pendistribusian zakat fitrah yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Kamis (20/3/2025).
Kegiatan ini diawali dengan seremonial pembacaan doa niat zakat fitrah yang dipimpin oleh Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo, KH Mudlofir Irwani, didampingi oleh seluruh Komisioner Baznas lainnya.
Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Muzammil, menjelaskan bahwa pembacaan niat zakat fitrah ini dilakukan untuk memastikan para ASN yang telah menyetorkan zakat mereka ke Baznas tidak lupa membaca niat.
“Hal ini penting karena niat merupakan salah satu syarat sah dari zakat fitrah. Kami mewakili ASN yang telah membayar zakat fitrah untuk membacakan niat, agar syarat sahnya tetap terpenuhi,” ujar Muzammil.
Lebih lanjut, ia menegaskan kelebihan Baznas sebagai amil zakat syar’i yang telah diakui dan disahkan oleh pemerintah. Berbeda dengan panitia zakat di tempat lain, Baznas memiliki kewenangan untuk mewakili muzakki (pembayar zakat) dalam membaca niat zakat fitrah.
“Dengan demikian, zakat yang diterima oleh Baznas sah dan siap untuk disalurkan kepada mustahik yang berhak menerimanya,” jelasnya.
Distribusi Zakat Fitrah ke Ribuan Mustahik
Setelah zakat fitrah terkumpul, Baznas segera mendistribusikannya kepada mustahik melalui berbagai lembaga yang telah mengajukan permohonan bantuan. Pada tahap awal, zakat akan disalurkan ke wilayah Korwil Krejengan yang telah mengajukan permintaan.
Selain itu, Baznas juga akan mengirimkan zakat ke RS Rizani Paiton dan RSUD Waluyo Jati. Sebanyak 100 paket zakat juga akan disalurkan melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo, sehingga total distribusi mencapai 2.400 paket.
Menurut Muzammil, Baznas memastikan bahwa seluruh permintaan zakat fitrah yang masuk akan diproses dan disalurkan sesuai dengan kebutuhan para mustahik. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam menyalurkan zakat fitrah yang benar-benar bermanfaat bagi penerima, terutama menjelang Idul Fitri.
“Kami berharap zakat fitrah ini dapat membawa kebahagiaan bagi mustahik, sehingga mereka bisa merayakan hari raya Idul Fitri dengan sukacita bersama keluarga,” tuturnya.
Muzammil juga berharap zakat fitrah yang disalurkan tidak hanya memberikan manfaat secara materiil, tetapi juga membawa berkah dalam kesehatan, umur, serta kehidupan rohani dan jasmani bagi para penerima.
“Dengan adanya distribusi zakat yang tepat sasaran, diharapkan para mustahik bisa merasakan kebahagiaan dan kelancaran dalam merayakan hari raya Idul Fitri,” pungkasnya.
(Bambang/*)
