**Barabai** – Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Koramil 1002-03/Haruyan, bersama warga masyarakat, melaksanakan kegiatan patroli gabungan di Desa Pengambau Hilir Dalam, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Senin (30/09/2024). Kegiatan ini merupakan langkah proaktif untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merugikan ekosistem dan masyarakat setempat.
Dandim 1002/HST, Letkol Inf Fery Perbawa, S.Hub.Int., M.Han, melalui Danramil 1002-03/Haruyan, Lettu Czi M. Singgih, menjelaskan bahwa tujuan dari patroli ini adalah untuk menciptakan penanganan yang efektif dan pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan rasa aman dan kondusif kepada masyarakat,” ungkap Singgih.
Selama pelaksanaan patroli, personel juga melaksanakan sosialisasi kepada warga tentang pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah larangan membuka lahan dengan cara dibakar. “Kami mengajak semua warga untuk bersama-sama menjaga hutan dan lahan dari kebakaran, dan tidak melakukan praktik-praktik yang berpotensi menyebabkan kebakaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, M. Singgih menambahkan bahwa tim gabungan juga melakukan pengecekan ketersediaan air di daerah-daerah yang rawan kebakaran. “Hal ini penting agar ketika terjadi kebakaran, kami tidak kebingungan. Kami telah menyiapkan beberapa alternatif untuk memudahkan proses pemadaman api,” tambahnya.
Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat Hulu Sungai Tengah dapat berperan aktif dalam pencegahan Karhutla. “Kami mengimbau agar warga dapat melapor jika melihat atau mengetahui adanya kegiatan pembakaran lahan. Kita ingin semua pihak saling bekerja sama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan ini,” tutupnya.
Patroli gabungan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antara TNI, Polri, dan seluruh stakeholder untuk melindungi lingkungan serta menciptakan kawasan yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dengan kesadaran dan kerjasama semua pihak, diharapkan masalah Karhutla dapat diminimalisir dan lingkungan tetap terjaga dengan baik.
**(pen1002hst)**
