Sorong, Katapop – Komando Armada (Koarmada) III menggelar kegiatan kauseri agama secara serentak di tempat ibadah masing-masing sebagai upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan prajurit, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para pejabat utama, komandan satuan, kepala satuan kerja serta seluruh prajurit dan PNS Koarmada III.
Pelaksanaan kauseri dilakukan sesuai keyakinan masing-masing prajurit. Untuk umat Islam, kegiatan berlangsung di Masjid Baiturrahman Koarmada III dan dipimpin oleh Kapoksahli Pangkoarmada III Laksamana Pertama TNI Heriyanto dengan menyampaikan tema “Amar Ma’ruf Nahi Munkar” yakni kewajiban dalam ajaran Islam untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah perbuatan yang buruk agar tercipta kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai moral dan agama.
Sementara itu, umat Kristen melaksanakan kauseri di Gereja Oikumene DBAL yang dipandu oleh Pendeta Christina dengan mengangkat tema “Tuhan yang Membuat Berhasil” berdasarkan 1 Samuel 18 ayat 14. Tema tersebut mengingatkan bahwa keberhasilan tidak lepas dari penyertaan Tuhan, sehingga prajurit diharapkan tetap rendah hati dan berpegang pada nilai-nilai spiritual.
Adapun bagi umat Hindu, kegiatan dilaksanakan di Pura Jala Sukma Dharma yang dipimpin oleh Letkol I Wayan Wijana. Kauseri berlangsung khidmat dengan penekanan pada keseimbangan antara kehidupan spiritual dan pengabdian sebagai prajurit negara.
Koarmada III menilai pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian penting dalam membentuk prajurit yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara moral dan emosional. Hal ini dinilai relevan dengan tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks dan dinamis.
Kegiatan kauseri agama ini juga menjadi bagian dari implementasi arahan pimpinan TNI Angkatan Laut, khususnya Panglima Koarmada III, agar seluruh prajurit senantiasa memperkuat keimanan sebagai fondasi dalam menjaga integritas, disiplin, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Dengan adanya pembinaan spiritual yang berkelanjutan, diharapkan prajurit Koarmada III mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan kedinasan dan pribadi, serta tetap memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara.
(Tim Dispen Koarmada III/red)











