Kodim 0820/Probolinggo Dukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional di Dringu

oleh -241 Dilihat
oleh

Probolinggo – Dalam rangka mendukung dan menyukseskan program Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Kodim 0820/Probolinggo melalui jajaran Koramil turut hadir di tengah-tengah para petani. Keterlibatan ini diwujudkan dalam pendampingan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen di wilayah binaannya. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan oleh Koramil 0820/22 Dringu di Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (16/2).

Anggota Koramil 0820/22 Dringu, Sertu Umar Makruf, menyampaikan bahwa ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana seluruh masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Pendampingan yang dilakukan oleh TNI dalam berbagai tahapan pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah telah mencanangkan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional. Program ini mencakup berbagai upaya, seperti membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan, serta memperkuat infrastruktur pertanian,” ujar Sertu Umar Makruf.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ketahanan pangan nasional sangat penting bagi Indonesia, mengingat jumlah penduduk yang besar dan cakupan geografis yang luas. Menurutnya, ada empat komponen utama yang harus diperhatikan dalam menjaga ketahanan pangan, yaitu ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan.

“Sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga petani, harus bergerak cepat dalam menjaga ketahanan pangan. Kunci keberhasilan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional adalah peningkatan produksi pertanian. Oleh karena itu, segala sumber daya dan dukungan harus difokuskan untuk meningkatkan hasil pertanian pada musim tanam saat ini maupun mendatang,” jelasnya.

Sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, TNI telah menerapkan pendekatan holistik, dengan memberikan dukungan sarana dan prasarana yang mencakup seluruh proses pertanian, mulai dari persiapan lahan hingga pengolahan hasil panen.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan kualitas dan hasil pertanian. Dengan begitu, kita dapat berkontribusi terhadap kemajuan pertanian Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebagai wujud nyata keterlibatan TNI dalam sektor pertanian, Koramil 0820/22 Dringu tidak hanya melakukan pendampingan teknis, tetapi juga ikut serta dalam proses penanaman padi di lahan milik warga binaan di Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat.

(Pendim 0820/Probolinggo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *