Palembang | Nadeem Rustombi menutup musim dengan pencapaian penting setelah meraih gelar juara umum Superstars Sportscar Series (SSS) 2026 bersama Rocket Racing Bali. Ia memastikan posisi teratas klasemen pada putaran final Mandalika Festival of Speed (MFOS), yang digelar pada 16–18 Oktober di Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat. Sepanjang kompetisi, Nadeem bertarung menggunakan Porsche 911 GT3 Cup, mobil yang menjadi andalannya dalam menghadapi persaingan di kelas sportscar. Dua balapan penutup musim menjadi bagian krusial dari upayanya menjaga hasil dan mengamankan gelar hingga seri terakhir.
Putaran final di Mandalika menjadi panggung penentuan bagi para peserta yang masih memburu posisi terbaik dalam klasemen. Dalam situasi tersebut, Nadeem perlu menjaga konsistensi sekaligus mengelola tekanan karena setiap hasil balapan dapat memengaruhi peluangnya menjadi juara umum. Bersama Rocket Racing Bali, ia menjalani dua lomba terakhir dengan fokus mempertahankan performa di tengah persaingan yang ketat. Keberhasilan membawa Porsche 911 GT3 Cup melewati rangkaian balapan penutup dengan hasil yang cukup untuk mengunci posisi teratas menegaskan pentingnya kerja sama pembalap dan tim. Gelar itu sekaligus menjadi hasil dari perjuangan yang berlangsung sepanjang musim SSS 2026.
Kesuksesan Nadeem di kejuaraan ini menempatkan namanya sebagai juara umum SSS 2026, sementara Rocket Racing Bali turut merayakan pencapaian tersebut sebagai tim pendukungnya. Mandalika International Circuit menjadi lokasi yang menentukan bagi perjalanan kompetitifnya, dengan MFOS sebagai agenda penutup yang mempertemukan peserta dalam dua balapan terakhir. Bagi Nadeem, memastikan gelar di hadapan rangkaian akhir musim berarti mampu mempertahankan fokus hingga kesempatan terakhir, bukan hanya mengandalkan hasil dari seri sebelumnya. Pencapaian bersama Porsche 911 GT3 Cup itu menjadi penutup kuat bagi kampanye balapnya pada 2026 dan menandai keberhasilan tim dalam menyelesaikan musim dengan gelar tertinggi di SSS.
Pada balapan pertama, Nadeem Rustombi mengawali lomba dari posisi keenam. Dalam kondisi lintasan yang sangat licin, ia memilih pendekatan hati-hati sejak awal dan tidak berusaha mengambil risiko berlebihan untuk segera merebut banyak posisi. Fokusnya adalah menjaga kecepatan tetap konsisten sambil membaca situasi di sirkuit, sehingga mobil dapat dikendalikan dengan aman sepanjang perlombaan.
Pilihan tersebut sejalan dengan arahan tim Rocket Racing Bali. Tim meminta Nadeem untuk tidak terlalu memaksakan mobil, terutama karena permukaan sirkuit yang licin dapat meningkatkan risiko kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan. Dalam keadaan seperti itu, menjaga ritme dan menyelesaikan balapan menjadi pertimbangan penting. Nadeem pun berupaya mempertahankan pace yang stabil, tanpa melakukan manuver yang tidak perlu hanya demi mengejar posisi.
Ia akhirnya melintasi garis finis di urutan kelima, satu posisi lebih baik daripada tempatnya memulai. Hasil lima besar tersebut mencerminkan sasaran yang telah ditetapkan untuk balapan pertama: mempertahankan kecepatan yang terukur dan finis di lima pembalap terdepan. Meski tidak langsung meraih podium, capaian ini tetap bernilai dalam konteks persaingan sepanjang akhir pekan.
Finis kelima membantu Nadeem menjaga peluangnya dalam perebutan klasemen juara umum. Dengan mengumpulkan hasil kompetitif tanpa mengambil risiko yang dapat berujung pada kegagalan, ia tetap berada dalam persaingan untuk gelar bersama Rocket Racing Bali. Pendekatan aman itu menunjukkan bahwa strategi balapan tidak selalu berfokus pada posisi sesaat; dalam kompetisi dengan beberapa race, konsistensi dan kemampuan menyelesaikan lomba juga berpengaruh terhadap hasil keseluruhan.
Karena itu, target pada race pertama bukan sekadar mengejar posisi sebanyak mungkin. Nadeem memprioritaskan pace, kendali mobil, serta finis lima besar sesuai arahan tim. Di tengah lintasan yang licin, keputusan tersebut membantunya menghindari risiko kecelakaan dan membawa pulang hasil yang mendukung ambisinya di klasemen juara umum.
Pada race kedua SSS 2026, Nadeem Rustombi kembali berupaya tampil lebih menekan bersama Rocket Racing Bali. Ia berusaha menjaga performa kompetitif sepanjang balapan dan mengejar hasil terbaik di kelas GT3 Cup. Jalannya perlombaan tidak berlangsung mulus karena diwarnai kecelakaan, sehingga persaingan menghadirkan tantangan tersendiri bagi para peserta. Dalam situasi tersebut, Nadeem tetap mampu menyelesaikan lomba dengan hasil yang menonjol. Ia melintasi garis finis di posisi pertama kelas GT3 Cup, sebuah capaian yang memperkuat penampilannya pada akhir pekan balap itu. Kemenangan tersebut menjadi hasil penting dalam race kedua, sekaligus menunjukkan bahwa upayanya untuk kembali tampil agresif berbuah posisi teratas di kelasnya.
Hasil itu disambut Nadeem dengan rasa puas. Ia menilai balapan berlangsung sengit dan seru, sejalan dengan persaingan yang terjadi sepanjang perlombaan. Meski suasana balapan diwarnai kecelakaan, pencapaian finis pertama di kelas GT3 Cup menjadi hal yang patut disyukuri. Respons tersebut menggambarkan kepuasan terhadap hasil akhir tanpa mengabaikan ketatnya kompetisi. Bagi Nadeem, kemenangan bukan hanya soal posisi di garis finis, tetapi juga tentang menyelesaikan race yang menuntut upaya maksimal. Dengan hasil race kedua itu, ia kembali memberikan kontribusi penting bagi Rocket Racing Bali dalam rangkaian SSS 2026. Performa yang lebih menekan pun berujung pada hasil sesuai harapan, yakni memimpin kelas GT3 Cup.
Nadeem juga mengaitkan pencapaian tersebut dengan kerja tim yang solid. Hasil di lintasan, menurut penekanannya, tidak berdiri sendiri, melainkan didukung kekompakan tim yang bekerja bersama. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diterimanya, sebagai bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung perjalanannya di SSS 2026. Pengakuan itu menegaskan bahwa kemenangan kelas GT3 Cup merupakan capaian yang dirasakan bersama, bukan semata hasil usaha seorang pembalap. Dengan finis pertama pada race kedua dan dukungan tim yang ia nilai solid, Nadeem menutup perlombaan dengan rasa puas. Balapan sengit dan seru tersebut menjadi bagian penting dari kiprahnya bersama Rocket Racing Bali, serta melengkapi penampilannya dalam kompetisi tahun ini.
Nadeem Rustombi merupakan pembalap berusia 19 tahun asal Palembang, Indonesia, yang mulai menarik perhatian di kancah motorsport nasional. Sejumlah pihak menilai ia memiliki potensi besar dan menyebutnya sebagai salah satu masa depan Indonesia di dunia balap. Penilaian tersebut bertumpu pada kemampuan yang ditunjukkannya di lintasan serta peluang untuk berkembang melalui pengalaman kompetisi yang lebih luas. Bagi pembalap muda, kesempatan menguji kemampuan bersama tim profesional dapat menjadi langkah penting dalam membangun fondasi karier.
Bakat Nadeem semakin diperhatikan setelah ia menjalani uji coba mobil Porsche GT3 di Sirkuit Mandalika. Dalam kesempatan itu, ia mencatat waktu sekitar 1 menit 36 detik. Catatan tersebut hanya terpaut beberapa detik dari waktu pembalap senior Rocket Racing Bali, Aldio Oekon. Hasil ini memberi gambaran awal mengenai kecepatan Nadeem saat beradaptasi dengan mobil GT3 dan sirkuit, sekaligus menjadi tolok ukur yang dapat digunakan untuk menilai kemajuan berikutnya. Uji coba tersebut juga membuka ruang bagi tim untuk melihat potensinya dalam lingkungan balap yang lebih kompetitif.
Ketertarikan Rocket Racing Bali terhadap Nadeem menandai peluang baru dalam perjalanan kariernya. Bergabung dengan tim yang memiliki pengalaman di ajang balap dapat membantunya memperoleh arahan teknis, memahami tuntutan persiapan kompetisi, dan menambah jam terbang. Namun, proses pengembangan tetap membutuhkan konsistensi, latihan, serta evaluasi berkelanjutan. Catatan waktu di Mandalika merupakan awal yang menjanjikan, bukan ukuran tunggal yang menentukan perjalanan seorang pembalap. Kesiapan menghadapi berbagai karakter sirkuit dan persaingan juga akan menjadi bagian penting dari langkah selanjutnya.
Setelah keberhasilan di SSS 2026, Rocket Racing Bali tengah menyiapkan langkah menuju Porsche Carrera Cup Asia 2026.
Baca juga: Babinsa Koramil Gandusari Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Demi Keselamatan Bersama | Panglima TNI Hadiri Bazar Bersama Rakyat di Yogyakarta | Babacakan/Saba RW, Aipda Ilyas Bersama Lurah Sukamulya Perkuat Silaturahmi dengan Warga
