Pelatihan Pembuatan Racun Tikus Bantu Petani Hilir Banua Hadapi Musim Tanam

oleh -234 Dilihat
oleh

Pandawan, Hulu Sungai Tengah – Menyongsong musim tanam tahun ini, Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Hilir Banua menggelar pelatihan pembuatan racun tikus bagi petani setempat. Acara yang digelar pada Sabtu, 09 November 2024, di Desa Hilir Banua ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada petani dalam mengatasi masalah hama tikus yang kerap merusak hasil pertanian.

 

Sersan Mayor Suyanto, Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam meningkatkan kemampuan petani dalam menghadapi berbagai tantangan dalam sektor pertanian.

 

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para petani bisa lebih siap dalam menghadapi serangan hama tikus yang dapat merusak hasil panen mereka. Ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Sersan Mayor Suyanto.

 

Ibu Khairunissa, SP, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Hilir Banua, turut memberikan penekanan bahwa hama tikus menjadi salah satu ancaman terbesar bagi pertanian, terutama saat musim tanam. Ia berharap, dengan pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan ini, petani dapat mengendalikan populasi tikus secara lebih efektif dan efisien.

 

“Racun tikus yang efektif dan aman sangat penting untuk menjaga hasil panen. Pelatihan ini memberikan kami metode yang tepat untuk mengatasi masalah tikus yang sering mengancam hasil pertanian,” kata Khairunissa.

 

Sementara itu, Akhmad Hairil, Ketua Kelompok Tani Hapau yang turut hadir dalam pelatihan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa dan PPL atas inisiatif yang diberikan. Ia berharap pelatihan ini dapat memberi dampak positif pada hasil pertanian mereka.

 

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pengetahuan tentang pembuatan racun tikus yang tepat ini sangat berguna bagi kami sebagai petani. Semoga dengan bekal ini, kami dapat meningkatkan hasil panen pada musim tanam yang akan datang,” ujar Akhmad Hairil.

 

Kegiatan pelatihan ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan petani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pertanian di Desa Hilir Banua, Hulu Sungai Tengah. Harapannya, dengan adanya pelatihan ini, petani dapat mengatasi berbagai kendala hama dengan lebih efisien, sehingga dapat memastikan hasil panen yang optimal.

 

(Pen1002HST)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *