**Barabai** – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Babinsa Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara, Serda Aspiani, bertindak sebagai inspektur upacara di SMPN HST, Desa Rantau Hujur, Kecamatan Labuan Amas Utara, pada Senin (28/10). Upacara ini dihadiri oleh siswa-siswi, guru, serta masyarakat setempat, menandai momen penting bagi generasi muda Indonesia.
Dalam amanatnya, Serda Aspiani membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Sumpah Pemuda, serta mengajak semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini menjadi momentum bagi kita semua untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan bangsa dan menggelorakan semangat kebangsaan,” ungkap Babinsa.
Lebih jauh, Serda Aspiani menjelaskan bahwa pemuda memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa. “Pemuda adalah aset bangsa yang harus terus dikembangkan potensinya. Melalui berbagai program dan kegiatan, kita harus memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkreasi dan berinovasi,” tegasnya. Ia juga menekankan perlunya upaya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pemuda agar dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan nasional.
Serda Aspiani mengajak seluruh peserta upacara untuk berkomitmen dalam menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda, agar semangat kebangsaan tidak pudar di kalangan generasi muda. “Kita harus terus menerus mengingat dan menghargai pengorbanan para pendahulu kita, yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan persatuan bangsa,” tuturnya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa dan harapan agar generasi muda Indonesia dapat menjadi penerus yang mampu membawa bangsa ke arah yang lebih baik, serta selalu menjaga semangat persatuan dan kesatuan. Peringatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi semua untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan bangsa.
Dengan demikian, peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMPN HST bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga menjadi ajang refleksi bagi pemuda untuk terus berjuang demi bangsa dan negara.
(pen1002hst)
