PKN Flotim dan Yayasan Efata Berikan Pengobatan Gratis untuk Warga Terdampak Erupsi Ile Lewotobi Laki-Laki

oleh -952 Dilihat

RadarNkri.id, Larantuka – Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Flores Timur bersama Yayasan Efata melaksanakan aksi kemanusiaan berupa pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Ile Lewotobi Laki-Laki.

Kegiatan ini digelar di Desa Ile Gerong, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, dan difokuskan kepada pengungsi mandiri yang sangat membutuhkan bantuan medis.

Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial PKN, setelah sebelumnya sukses memberikan bantuan sembako dan penampung air bagi pengungsi mandiri di Desa Watotika Ile, Kecamatan Demon Pagong.

Ketua PKN Flores Timur, Mahmud Hasan Tokan, menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan terus berlanjut di tiga lokasi lain yang telah direncanakan.

“Hari ini merupakan titik kedua dari rangkaian aksi kemanusiaan kami. Sebelumnya, kami sudah memberikan bantuan di Desa Watotika Ile. Fokus kami adalah membantu para pengungsi mandiri, yang banyak membutuhkan layanan kesehatan,” ungkap Hasan. Kamis (14/11/2024).

Ia juga menjelaskan bahwa di Desa Ile Gerong terdapat 37 kepala keluarga dengan total 197 jiwa yang mengungsi dari desa asal mereka seperti Boru, Klatonlo, dan Lewotobi.

Dalam kegiatan ini, hadir pula Wasekjen PKN, Agustinus Lesek; Direktur RS St. Damian, Suster dr. Ludgardis CIJ; serta tim medis dari Yayasan Efata, termasuk para suster dan perawat.

Menurut dr. Ludgardis, sebagian besar pengungsi mengalami gangguan saluran pernapasan akibat paparan abu vulkanik dari erupsi Ile Lewotobi. Namun, ia memastikan ketersediaan obat masih memadai berkat dukungan dari PKN.

“Kami menemukan banyak pasien dengan keluhan sesak napas dan gangguan saluran pernapasan. Hal ini disebabkan oleh abu vulkanik yang terus menyelimuti wilayah terdampak. Beruntung, persediaan obat dari PKN mencukupi untuk menangani kasus-kasus ini,” jelas dr. Ludgardis.

Sementara itu, Wasekjen Pimnas PKN, Agustinus Lesek berharap bantuan kesehatan ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi para pengungsi.

“Kesehatan adalah hal yang sangat penting sebelum kita bisa menyelesaikan persoalan-persoalan kemanusiaan lainnya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan penderitaan warga dan menjadi langkah awal pemulihan bagi mereka,” tuturnya.

Kegiatan kolaborasi antara PKN Flores Timur dan Yayasan Efata ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat, yang merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis di tengah situasi sulit akibat erupsi.*(Ell)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *