Polsek Kuripan Sosialisasikan Kenakalan Pelajar dan Pancasila di SMAN 1 Kuripan

oleh -210 Dilihat
oleh

Probolinggo – Dalam rangka membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas, Polsek Kuripan, Polres Probolinggo, mengadakan Sosialisasi Kenakalan Pelajar serta Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMAN 1 Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, pada Rabu (19/3/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuripan, IPTU Muhammad Rizal, SH, dan dihadiri oleh Ketua MUI Kecamatan Kuripan, kepala sekolah, dewan guru, serta para anggota kepolisian.

Kenakalan Pelajar: Ancaman Serius bagi Masa Depan Bangsa

Dalam sosialisasi ini, Kapolsek Rizal menyoroti berbagai bentuk kenakalan remaja yang semakin marak di lingkungan sekolah, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, tawuran, hingga keterlibatan dalam aksi kriminal. Menurutnya, kenakalan pelajar bukan hanya berdampak pada individu yang terlibat, tetapi juga berpengaruh terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kalian harus memiliki disiplin dan karakter yang baik. Hindari segala bentuk perilaku menyimpang yang bisa merusak masa depan. Jangan sampai terjerumus dalam hal-hal yang dapat menghancurkan cita-cita kalian,” tegas IPTU Rizal kepada para siswa.

Selain memberikan pemahaman tentang dampak buruk kenakalan remaja, dalam kesempatan ini Kapolsek juga mengajak siswa untuk lebih memahami dan menerapkan Profil Pelajar Pancasila, yaitu pelajar yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.

Peran Nilai-Nilai Pancasila dalam Mencegah Kenakalan Remaja

Ketua MUI Kecamatan Kuripan yang turut hadir dalam kegiatan ini memberikan tausiyah mengenai pentingnya moralitas dan akhlak bagi pelajar. Ia menekankan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila dapat menjadi benteng utama dalam menghadapi pengaruh negatif di era digital.

“Di zaman sekarang, banyak tantangan yang dihadapi oleh generasi muda, termasuk dampak negatif dari media sosial dan pergaulan bebas. Oleh karena itu, penting bagi para pelajar untuk tetap berpegang teguh pada ajaran agama dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dukungan Penuh dari Kapolres Probolinggo

Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardhana, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan menyebut bahwa sinergi antara kepolisian, sekolah, dan tokoh agama sangat penting dalam membentuk lingkungan pendidikan yang kondusif.

“Kami mendukung penuh kegiatan pembinaan semacam ini, terutama di bulan Ramadhan. Harapannya, para pelajar dapat semakin disiplin dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Kepolisian akan terus berupaya memberikan edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif,” ungkap AKBP Wisnu Wardhana.

Antusiasme Pelajar dan Rencana Ke Depan

Sosialisasi ini mendapat respons positif dari para siswa yang mengikuti acara dengan penuh antusias. Mereka juga diberi kesempatan untuk berdialog langsung dengan Kapolsek dan Ketua MUI, menanyakan berbagai hal terkait dampak kenakalan remaja serta cara menjaga moralitas di tengah perkembangan zaman.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan, Polres Probolinggo akan terus mengadakan kegiatan serupa di berbagai sekolah dalam wilayah hukum Polsek Kuripan.

Polres Probolinggo HEBAT (Humanis, Efektif, Berwibawa, Transformasi).

(Sumber: Humas Polres Probolinggo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *