Upah Dinilai Tak Sesuai Ketentuan, Ratusan Buruh PT Molex Ayus Gelar Aksi di Depan Pabrik

oleh -29 Dilihat
oleh
Upah Dinilai Tak Sesuai Ketentuan, Ratusan Buruh PT Molex Ayus Gelar Aksi di Depan Pabrik

Tangerang | Suasana di depan gerbang PT Molex Ayus yang berada di Jalan Raya Serang KM 11,5, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, mendadak dipenuhi ratusan pekerja pada Senin (22/6/2026). Sejak pagi, para buruh berkumpul membawa atribut organisasi dan membentangkan berbagai spanduk berisi tuntutan terkait persoalan pengupahan yang hingga kini dinilai belum menemui titik terang.

Aksi tersebut berlangsung di area depan perusahaan dengan pengawalan aparat keamanan. Para peserta unjuk rasa bergantian menyampaikan aspirasi melalui pengeras suara. Mereka menyoroti kebijakan perusahaan yang disebut belum merealisasikan penyesuaian upah sebagaimana yang diharapkan para pekerja.

Dari pantauan di lokasi, massa tampak berbaris di sepanjang akses menuju kawasan pabrik. Sejumlah kendaraan yang melintas sempat memperlambat laju akibat adanya konsentrasi massa di sekitar pintu masuk perusahaan. Meski demikian, aksi berlangsung tertib dan tidak sampai mengganggu aktivitas lalu lintas secara signifikan.

Perwakilan buruh menjelaskan bahwa tuntutan utama yang dibawa dalam aksi kali ini berkaitan dengan hak kenaikan gaji yang menurut mereka belum diterapkan. Selain itu, pekerja juga mempertanyakan besaran penyesuaian upah yang disebut tidak mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Menurut para pekerja, persoalan tersebut telah lama menjadi bahan pembahasan di lingkungan perusahaan. Namun hingga pertengahan tahun 2026, mereka mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai realisasi kenaikan upah yang dianggap sesuai dengan aturan yang berlaku.

โ€œYang kami perjuangkan adalah hak pekerja. Sampai sekarang belum ada kejelasan terkait kenaikan gaji. Kalau pun ada penyesuaian, nilainya dinilai belum sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,โ€ ujar salah seorang peserta aksi saat menyampaikan orasi.

Tuntutan itu kemudian mendapat respons dari peserta lainnya yang terus menyuarakan aspirasi secara bergantian. Mereka berharap manajemen perusahaan membuka ruang dialog yang lebih intensif agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan tanpa harus berlarut-larut.

Di tengah aksi, sejumlah pengurus serikat pekerja terlihat melakukan koordinasi dengan aparat keamanan maupun perwakilan perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus membuka peluang perundingan antara kedua belah pihak.

Para buruh menilai kepastian mengenai upah merupakan hal yang sangat penting mengingat kebutuhan hidup yang terus meningkat. Mereka menyebut penyesuaian penghasilan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Selain menyuarakan tuntutan soal kenaikan gaji, massa juga meminta perusahaan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar perhitungan upah yang diterapkan saat ini. Menurut mereka, transparansi diperlukan agar tidak muncul perbedaan persepsi antara pekerja dan manajemen.

Aksi berlangsung dalam suasana yang cukup dinamis. Sesekali terdengar yel-yel yang dikumandangkan peserta untuk membangkitkan semangat massa. Beberapa pekerja tampak membawa poster berisi tulisan yang menuntut keadilan dalam penerapan kebijakan pengupahan.

Di sisi lain, pihak keamanan yang berjaga di sekitar lokasi terus melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan sesuai aturan. Petugas juga mengimbau peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung.

Sejumlah pekerja yang ikut dalam aksi mengaku berharap persoalan tersebut segera mendapatkan penyelesaian. Mereka menilai dialog yang konstruktif menjadi jalan terbaik agar hak pekerja dapat dipenuhi tanpa mengganggu keberlangsungan aktivitas perusahaan.

Menurut mereka, tuntutan yang disampaikan bukanlah sesuatu yang baru. Keluhan terkait implementasi kenaikan upah disebut telah beberapa kali disampaikan melalui mekanisme internal. Namun karena belum mendapatkan hasil yang dianggap memuaskan, para pekerja akhirnya memilih menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui aksi unjuk rasa.

Bagi para buruh, kepastian mengenai besaran upah bukan sekadar persoalan angka. Mereka menilai kebijakan penggajian yang sesuai aturan merupakan bentuk penghargaan terhadap kontribusi pekerja dalam menjalankan operasional perusahaan setiap hari.

Hingga aksi berlangsung, massa tetap bertahan di depan kawasan pabrik sambil menunggu adanya respons dari pihak perusahaan. Beberapa perwakilan pekerja disebut siap mengikuti pertemuan apabila manajemen membuka ruang komunikasi untuk membahas tuntutan yang disampaikan.

Para peserta berharap hasil dari aksi tersebut dapat menghasilkan langkah konkret, bukan sekadar janji atau pembahasan tanpa kepastian. Mereka menginginkan adanya keputusan yang jelas mengenai realisasi kenaikan gaji serta penyesuaian upah yang dinilai harus mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Demonstrasi di PT Molex Ayus itu menjadi perhatian para pekerja karena menyangkut isu kesejahteraan yang langsung dirasakan oleh karyawan. Dengan membawa tuntutan yang berfokus pada hak pengupahan, para buruh berharap perusahaan dan pihak terkait dapat segera menemukan solusi yang dapat diterima semua pihak.

Sampai kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi aksi terpantau aman dan kondusif. Massa tetap menyuarakan tuntutannya secara tertib sembari menunggu perkembangan dari proses komunikasi antara perwakilan pekerja dengan pihak perusahaan. Dengan demikian, para buruh berharap persoalan yang mereka angkat dapat segera memperoleh kepastian dan penyelesaian yang konkret dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *