Warga Desa Kasiau Raya Sedih, Program TMMD ke-121 Akan Segera Berakhir

oleh -1303 Dilihat
oleh

Tabalong – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 yang dilaksanakan di Desa Kasiau Raya, Kabupaten Tabalong, telah berhasil memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong. Program ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan solidaritas antara prajurit TNI dan warga desa.

Selama 27 hari pelaksanaan TMMD, berbagai sasaran fisik telah berhasil diselesaikan, dengan capaian 100 persen sebelum penutupan program. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras anggota satgas yang tinggal bersama warga di rumah induk semang, menciptakan hubungan kekeluargaan yang erat antara TNI dan masyarakat.

Kapten Inf Dwi Prayitno, Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Kodim 1008/Tabalong, mengungkapkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam keberhasilan program ini. “TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dan kekuatan TNI berasal dari rakyat,” ujarnya.

Warga Desa Kasiau Raya, yang sudah merasakan manfaat besar dari program TMMD, mengungkapkan kesedihannya menjelang penutupan program. Pak Mahdi, salah satu warga desa, menyatakan rasa terima kasihnya atas kehadiran TNI yang telah membantu meningkatkan infrastruktur desa dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di kalangan masyarakat.

“Luar biasa pekerjaan Bapak-bapak dalam membangun desa kami. Ketika TMMD ini ditutup, kami berharap Bapak TNI masih mau mampir ke sini. Pintu rumah kami selalu terbuka untuk Bapak,” ungkap Mahdi dengan nada haru, menyayangkan bahwa program TMMD harus segera berakhir.

Kehadiran Satgas TMMD di Desa Kasiau Raya bukan hanya meninggalkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga kenangan indah yang akan terus diingat oleh warga desa. Program ini sekali lagi membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat dapat membawa perubahan positif bagi pembangunan desa-desa di Indonesia.

Penutupan TMMD ke-121 di Desa Kasiau Raya menjadi momen yang penuh haru bagi warga, yang kini harus berpisah dengan para prajurit TNI yang telah dianggap sebagai bagian dari keluarga mereka. Meski demikian, semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terjalin diharapkan tetap hidup dalam keseharian warga desa. (Pen1008tbg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *