Yazid Fahmi Soroti Masalah Strategis Hulu Sungai Tengah, Ganti Pemimpin?

oleh -577 Dilihat
oleh

*Barabai* – Legislator Hulu Sungai Tengah, Yazid Fahmi, mengkritik keras kepemimpinan Bupati Aulia dan Wakil Bupati Mansyah terkait rendahnya efektivitas penyelesaian masalah strategis daerah. Ia menyoroti minimnya pemanfaatan anggaran belanja daerah yang dianggap tidak mampu memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut Yazid, pemerintahan Aulia-Mansyah terlalu fokus pada pencapaian penghargaan seremonial seperti Adipura, yang dinilainya tidak memiliki dampak langsung terhadap isu-isu mendasar seperti kemiskinan, pendidikan, dan pengangguran di Banua Murakata. “Angka kemiskinan dan pendidikan yang masih problematik seharusnya menjadi fokus utama. Adipura memang prestasi, tapi tidak relevan untuk kondisi urgensi di daerah kita ini,” jelas Yazid kepada awak media.

Yazid menyampaikan bahwa banyak program pemerintah yang telah direncanakan dengan baik namun pada akhirnya gagal memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia khawatir jika kepemimpinan yang sama terus berlanjut, masalah-masalah tersebut hanya akan berulang.

“Kita sudah mencoba mendorong berbagai upaya untuk perbaikan, namun efektivitasnya masih jauh dari harapan. Periode yang akan datang perlu pemimpin baru. Pasangan Aulia-Mansyah sudah banyak catatan kegagalan. Kami di Dewan tidak ingin terus memaksakan mereka berkuasa lagi,” tegas Yazid.

Yazid, bersama anggota Dewan lainnya, kini semakin gencar menyerukan pentingnya perubahan kepemimpinan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Banua Murakata. Mereka mengusulkan agar dalam pemilihan berikutnya, masyarakat mempertimbangkan calon pemimpin yang lebih mampu membawa perubahan nyata, terutama dalam aspek kesejahteraan sosial dan ekonomi.

Yazid menambahkan, langkah-langkah seperti pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran merupakan mandat undang-undang yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah. Ia berharap masyarakat bisa lebih selektif dalam memilih pemimpin yang mampu memenuhi kebutuhan dan aspirasi mereka.

“Jika tidak ada perubahan, kita akan terus berkutat dengan masalah yang sama, tanpa ada kemajuan yang signifikan. Sudah saatnya kita memilih pemimpin yang benar-benar peduli dan siap bekerja untuk kesejahteraan Banua,” pungkasnya.

*(Red)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *