Kunjungi Sekolah Rakyat di Gresik, Mensos RI Tekankan Sinergi Bangun Pendidikan Berkualitas

oleh -88 Dilihat
oleh

Gresik, 3 Agustus 2026 – Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Senin (3/8/2026). Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Bakti Taruna Tahun Ajaran 2026–2027 sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Kehadiran Menteri Sosial disambut oleh Fandi Akhmad Yani bersama jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala perangkat daerah, pendamping taruna, serta para siswa Sekolah Rakyat. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum memasuki rangkaian sambutan dan peninjauan fasilitas pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menjelaskan, kompleks sekolah tersebut berdiri di atas lahan sekitar 6,5 hektare dengan puluhan bangunan yang disiapkan untuk menunjang proses belajar mengajar secara optimal dan nyaman.

Sementara itu, Menteri Sosial mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menghadirkan Sekolah Rakyat sebagai sarana pendidikan yang inklusif. Menurutnya, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak Indonesia tanpa terkendala kondisi ekonomi.

Usai memberikan arahan, Menteri Sosial bersama rombongan berinteraksi langsung dengan para siswa untuk melihat aktivitas pembelajaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah ruang kelas dan fasilitas yang tersedia di lingkungan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 guna memastikan sarana pendidikan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu mencetak generasi yang berkarakter, mandiri, berprestasi, dan memiliki daya saing. Sinergi antarlembaga juga dinilai menjadi faktor penting agar pengembangan pendidikan berbasis pelayanan sosial dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kunjungan dan kegiatan Bakti Taruna berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Selama pelaksanaan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar dengan dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pewarta: Abdul Latif

Responses (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *