Kawal Hak Pekerja, 100 Buruh FSP LEM SPSI Bertolak dari Pulogadung ke DPRD DKI

oleh -109 Dilihat
oleh

Jakarta, 10 September 2026 — Sekitar 100 orang buruh yang tergabung dalam DPC FSP LEM SPSI bergerak menuju Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih Nomor 18, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026). Keberangkatan massa tersebut merupakan bagian dari agenda aksi damai dan apel siaga untuk mengawal isu perlindungan ketenagakerjaan.

Sebelum bertolak, peserta aksi berkumpul di kawasan Bundaran Pajak, Kawasan Industri Pulogadung (KIP). Massa mulai terlihat berkonsentrasi sekitar pukul 09.15 WIB dengan membawa atribut organisasi serta bendera Merah Putih. Sekitar pukul 09.52 WIB, rombongan kemudian meninggalkan lokasi dan bergerak menuju pusat pemerintahan DKI Jakarta.

Dalam aksi tersebut, buruh membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan langsung dengan kepastian hak pekerja. Mereka mendorong adanya upah yang layak, perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, kepastian pembayaran pesangon, serta penghapusan sistem outsourcing yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam kebijakan ketenagakerjaan.

Selain itu, massa juga mengangkat persoalan perlindungan bagi pekerja kontrak atau PWKT, jaminan kebebasan berserikat, serta perlindungan bagi kelompok pekerja perempuan dan penyandang disabilitas. Perlindungan terhadap tenaga kerja asing (TKA) turut masuk dalam isu yang dibawa dalam agenda pengawalan tersebut.

Perjalanan massa dilakukan menggunakan sekitar 45 kendaraan roda dua dan satu kendaraan dengan nomor polisi B 9114 TAK. Rombongan menempuh jalur dari Pulogadung menuju Jalan Raya Bekasi, kemudian melintasi Jalan Pemuda, Flyover Pramuka, Jalan Kramat Raya, Jalan Habib Ali Kwitang, Jalan Medan Merdeka Selatan hingga akhirnya mengarah ke Jalan Kebon Sirih.

Koordinator lapangan dalam kegiatan tersebut tercatat Endang Hidayat dan Irwansyah. Aksi diarahkan sebagai bentuk pengawalan terhadap proses pengesahan aturan yang diharapkan dapat memberikan kepastian serta perlindungan lebih kuat bagi tenaga kerja. Kehadiran massa di DPRD DKI Jakarta menjadi bagian dari penyampaian aspirasi buruh secara damai melalui jalur aksi massa.

Selama proses pengumpulan hingga keberangkatan, situasi dilaporkan berjalan aman dan kondusif. Tidak terdapat kejadian menonjol selama massa meninggalkan kawasan industri Pulogadung menuju lokasi tujuan. Selanjutnya, massa dijadwalkan mengikuti agenda aksi di Gedung DPRD DKI Jakarta dengan membawa sejumlah aspirasi terkait perlindungan dan kepastian hak pekerja.

Pewarta: Abdul Latif