Pemda dan Kodim 1808/Mansel Tandatangani MoU, Kunci Sukses TMMD ke-130: Satukan Langkah Bangun Kampung di Mansel

oleh -57 Dilihat
oleh

Ransiki, Mansel – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodam XVIII/Kasuari di wilayah Kodim 1808/Mansel tidak hanya dibangun dengan cangkul dan semen, tetapi juga diperkuat dengan komitmen resmi di atas kertas. Bertempat di Lapangan Garuda Ransiki, Jl. Sujarwo Condronegoro, S.H., Distrik Ransiki, Selasa (13/10/2026), dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pelaksanaan TMMD.

Penandatanganan bersejarah ini dilakukan langsung oleh dua tokoh utama pembangunan di Manokwari Selatan. Dari pihak Pemerintah Daerah, hadir Wakil Bupati Manokwari Selatan Mesak Inyomusi, S.E., M.M., dan dari pihak TNI, Komandan Kodim 1808/Mansel Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, S.E., M.I.P., M.M. Di hadapan peserta upacara pembukaan, Forkopimda, dan ratusan masyarakat, keduanya membubuhkan tanda tangan sebagai janji bersama untuk membangun Mansel dari desa.

MoU ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah wujud nyata dari tema besar TMMD ke-130 tahun ini: *“Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.*

Wabup Mesak Inyomusi dalam keterangannya menegaskan, Pemda Mansel memberikan dukungan penuh 100 persen kepada Kodim 1808/Mansel. Menurutnya, TMMD adalah akselerator pembangunan yang sangat dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan di wilayah pedesaan.

“Kami dari Pemerintah Daerah sangat berterima kasih dan mendukung penuh. TMMD ini jawaban untuk percepatan pembangunan sarana prasarana dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kami di kampung-kampung. Dengan MoU ini, sinergi kita kunci kuat, tidak ada lagi ego sektoral, yang ada hanya satu tujuan, membangun Manokwari Selatan,” ujar Wabup.

Senada, Dandim 1808/Mansel Letkol Sunandar Parius Sudarmono menyampaikan bahwa MoU ini adalah landasan hukum dan moral bagi Satgas untuk bekerja maksimal. Kodim 1808/Mansel, sebagai ujung tombak Kodam XVIII/Kasuari di wilayah ini, siap menerjunkan seluruh kemampuan terbaiknya.

“Penandatanganan MoU ini adalah komitmen bersama. TNI siap membantu Pemda mempercepat pembangunan di pedesaan, baik fisik seperti jalan, jembatan, RTLH, maupun non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan masyarakat. Ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah,” tegas Letkol Sunandar.

Dengan ditandatanganinya MoU TMMD ke-130 TA 2026 ini, maka seluruh pihak, mulai dari TNI, Pemda, Polri, hingga masyarakat, diharapkan dapat berperan aktif dan bahu-membahu. Program yang akan dipusatkan di Kampung Yamboi dan sekitarnya ini diharapkan tidak hanya meninggalkan bangunan fisik yang kokoh, tetapi juga meninggalkan semangat kebersamaan yang kuat untuk mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh pelosok Kabupaten Manokwari Selatan.

(Tim/Red)