TNI  

Dukung Pertanian, Babinsa Rogotrunan Normalisasi Irigasi Sungai Rogotrunan-Boreng

Lumajang – Dalam upaya meningkatkan kelancaran pengairan sawah, Babinsa Rogotrunan Koramil 0821-01/Lumajang, Sertu Joko Tulup, bersama Kelompok Tani (Poktan) Suko Tani I, melaksanakan kegiatan normalisasi saluran irigasi di Sungai Rogotrunan-Boreng RW 010, Kelurahan Rogotrunan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (22/3/2025).

Normalisasi ini dilakukan untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan yang selama ini menghambat distribusi air ke lahan pertanian. Saluran yang tersumbat dapat berdampak pada kurangnya pasokan air bagi sawah petani, sehingga berisiko menurunkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Saat dikonfirmasi, Sertu Joko Tulup menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa selalu siap mendukung program pertanian demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.

“Kami bersama masyarakat dan kelompok tani berupaya menjaga agar saluran irigasi tetap berfungsi dengan baik. Semoga dengan adanya kegiatan ini, petani semakin terbantu dalam mengelola lahan pertanian mereka,” ungkapnya.

Selain sebagai bentuk pendampingan terhadap petani, kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian. Diharapkan, normalisasi irigasi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan pertanian di wilayah Kelurahan Rogotrunan dan sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Poktan Suko Tani I, Zainuri, menyampaikan bahwa pengerjaan normalisasi ini mencakup pembersihan dan pengerukan sepanjang 100 meter guna memastikan aliran air dapat mengairi sawah seluas 37,70 hektare secara optimal.

“Kegiatan ini sangat penting bagi keberlangsungan pertanian di wilayah kami. Dengan normalisasi ini, kami berharap pengairan dapat berjalan lancar dan hasil panen semakin meningkat,” pungkasnya.

Upaya normalisasi ini mendapat apresiasi dari para petani, yang berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala agar saluran irigasi tetap berfungsi dengan baik. Kolaborasi antara Babinsa dan masyarakat ini menjadi contoh nyata kepedulian terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian warga setempat.

(Supriyono//Pendim0821)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *