FLORES TIMUR – RADARNKRI – Masyarakat di Pulau Flores, Pada umumnya sudah sangat antusias menunggu kedatangan Calon Presiden RI, Ganjar Pranowo yang rencananya akan berkunjung ke Kabupaten Ende, pada 2 Desember mendatang.
Diketahui Kabupaten Ende itu sendiri merupakan salah satu tempat bersejarah di Indonesia dan dijuluki sebagai Kota Pancasila, dimana Bung Karno, Presiden Indonesia yang pertama menemukan lima butir Pancasila di kota ini.
Hal ini diungkapkan Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Kabupaten Flores Timur, Lusia Adinda Dua Nurak, ketika dijumpai awak media ini di kediamannya yang berada di Pulau, Adonara, Flotim, kamis (30/12/2023)
Menurut Lusia Adinda Dua Nurak, hal tersebut merupakan symbol politik yang digagas oleh PDI Perjuangan. Komitmen PDI Perjuangan yang melekat pada dirinya Ganjar Pranowo sebagai kader adalah taat pada Pancasila, UUD ’45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika memberi pesan yang kuat dalam kunjungannya kali ini.
“Kehadiran Ganjar di Kota Pancasila ini memberi pesan yang kuat terhadap komitmen kebangsaan untuk selalu merawat dengan baik Pancasila, UUD ’45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada seluruh masyarakat Indonesia. Simbol ini akan memberi dampak serius terhadap kemenangan Ganjar – Mahfud di wilayah NTT khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya
Calon DPR RI Dapil NTT 1 dari Partai PDI Perjuangan ini mengatakan, pilihan Ganjar dengan mengambil titik di Kota Ende juga sebagai Langkah politik untuk menjejaki tapak kaki Bung Karno dalam mencari inspirasi dalam membangun bangsa dan negara ini.
“Ini siarah politik Ganjar yang mengagumkan. Dengan doa dan dukungan masyarakat Kota Ende sebagai Kota Pancasila, akan ada energi besar yang terus membingkai perjuangan Ganjar dalam kontestasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2024,” ungkap Lusia Adinda.
Istri Mantan Gubernur NTT 2 Periode itu menegaskan, sebagai Ketua Pemenangan Daerah Wilayah Kabupaten Flores Timur, dirinya sangat yakin, Ganjar akan menang di Nusa Tenggara Timur, termasuk di Flores Timur.
“Target perolehan suara Ganjar – Mahfud mencapai 70 %. Seluruh jaringan partai, simpatisan dan masyarakat di Flores Timur adalah masyarakat kritis yang paham politik, sehingga mereka tahu mana yang terbaik memimpin bangsa dan negara ini,” ungkapnya
Memilih Ganjar – Mahfud memiliki alasan yang kuat, dimana Kata Lusia Adinda, rekam jejak dan prestasi dari Capres dan Cawapres Ganjar – Mafud sudah terukur. Misalnya Ganjar pernah menjadi Gubernur Jawa Tengah dan telah melakukan banyak kemajuan di daerah tersebut.
“Salah satu yang berkesan adalah membantu para pelaku UMKM dan berkembang begitu pesat. Pada tahun 2022, kurang lebih 180.579 unit UMKM bertumbuh, dengan perputaran uang sebesar 237, 1 Triliun. Ini sangat mengagumkan. Masih banyak prestasi lain di bidang Pendidikan, Sosial dan infrastruktur yang bisa dilihat diberbagai media informasi,” ucapnya.
Secara pribadi, tambah Lusia Adinda, diri sangat dekat dengan Ibu Siti Atiqoh Supriyanti semenjak menjadi Ketua PKK Provinsi NTT. Selain itu Almarhum suaminya Frans Lebu Raya juga demikian dekatnya dengan Ganjar Pranowo, karena sama-sama sebagai Gubernur.
“Apalagi mereka juga kader PDI Perjuangan. Kami pernah bertemu di Kupang dan di forum-forum nasional, mereka sangat rendah hati dan welcome dengan semua orang. Kami akan bekerja dan mendoakan semoga perjuangan ini berhasil demi percepatan kemajuan bangsa dan negara kita Republik Indonesia,” tutup Lusia Adinda Dua Nurak.***(ell).
