GEMMAKO RI: Warga Kisaran Kembali Geram! Pemadaman Listrik Berulang Tanpa Peringatan, PLN Cabang Kisaran Tetap Bungkam

oleh -3 Dilihat

GEMMAKO RI: Warga Kisaran Kembali Geram! Pemadaman Listrik Berulang Tanpa Peringatan, PLN Cabang Kisaran Tetap Bungkam


KABUPATEN ASAHAN — Kekesalan warga Kota Kisaran semakin memuncak. Untuk kedua kalinya dalam waktu singkat, sejumlah kawasan strategis di Kota Kisaran kembali mengalami pemadaman listrik sepihak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kali ini pemadaman berulang terjadi di Jalan Diponegoro, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Cokroaminoto, menyusul kejadian serupa yang sudah berlangsung pada 8 September 2026 lalu.

Berdasarkan pantauan dan laporan yang diterima, pemadaman terjadi pada Kamis (10/09/2026): listrik padam sekitar pukul 06.17 WIB dan baru menyala kembali pukul 06.26 WIB. Belum sehari berlalu, pada Jumat (11/09/2026) pemadaman kembali berulang: pukul 09.02 WIB hingga 09.11 WIB, lalu dipadamkan lagi sekitar pukul 15.52 WIB dan hanya menyala sebentar pukul 15.55 WIB.

Ketua Umum DPP LSM GEMMAKO RI, Dodi Antoni, menilai tindakan ini sangat merugikan dan sewenang-wenang.

“Ini sudah kedua kalinya. Terkesan pihak PLN seenaknya saja mematikan listrik tanpa kabar sama sekali. Banyak warga yang melaporkan kerusakan barang elektronik — komputer, laptop, AC, kulkas, semuanya ikut rusak akibat tegangan yang naik turun mendadak. Siapa yang akan tanggung jawab atas kerugian warga ini?” tegas Dodi, Jumat (11/09/2026).

Akibat kelalaian yang berulang ini, GEMMAKO RI meminta Bupati Asahan dan Ketua DPRD Kabupaten Asahan untuk segera memberikan teguran tegas kepada pimpinan PLN Cabang Kisaran. Bahkan, Dodi memohon kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI untuk mencopot Manajer PLN Cabang Kisaran dari jabatannya, dinilai telah lalai dan merugikan masyarakat luas.

Jika dalam waktu dekat tidak ada tanggapan maupun solusi nyata dari pihak PLN Cabang Kisaran, DPP LSM GEMMAKO RI menyatakan akan segera menggelar aksi unjuk rasa damai langsung di Kantor ULP PLN Cabang Kisaran untuk menuntut pertanggungjawaban atas segala kerugian yang dialami masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada Manajer ULP PLN Cabang Kisaran, Herry Marbun, melalui telepon maupun pesan WhatsApp tidak mendapatkan tanggapan sama sekali. Telepon berdering namun tak diangkat — seolah menghindar untuk memberikan penjelasan. Masyarakat pun masih menunggu kejelasan dan tanggung jawab dari pihak manajemen PLN Cabang Kisaran.(Tim)