Koramil Pajarakan Dampingi Monitoring Irigasi Perpompaan untuk Ketahanan Pangan

oleh -175 Dilihat
oleh

**Probolinggo** – Koramil 0820/15 Pajarakan kembali terjun ke lapangan di wilayah binaannya pada Rabu (22/1) untuk mendampingi kegiatan monitoring irigasi perpompaan (Irpom) yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian di Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

 

Sertu M Soleh, anggota Koramil 0820/15 Pajarakan, menjelaskan bahwa irigasi perpompaan ini sangat penting bagi para petani. Dengan adanya irigasi tersebut, para petani tidak lagi perlu khawatir tentang kekurangan air, terutama saat musim kemarau. “Semoga dengan adanya irigasi perpompaan ini, hasil panen ke depan bisa lebih baik dan menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Menurut Sertu M Soleh, hasil dari monitoring ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan program tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendampingi para petani dalam menghadapi tantangan yang ada di lapangan, terutama terkait dengan sarana dan prasarana pertanian. “Kami akan terus memberikan solusi terbaik agar sektor pertanian semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah,” ungkapnya.

 

Kegiatan monitoring irigasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa sistem irigasi perpompaan yang telah dibangun dapat berfungsi dengan optimal. Hal ini sangat penting untuk menjamin ketersediaan air bagi sawah petani, bahkan di tengah musim kemarau yang panjang. “Irigasi perpompaan ini sangat krusial untuk memastikan sawah tetap terairi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan indeks pertanaman dan mendukung ketahanan pangan nasional,” lanjutnya.

 

Lebih lanjut, Sertu M Soleh menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan memastikan lahan petani tidak mengalami kekeringan. “Kami berharap dengan adanya Irpom, petani bisa melakukan lebih dari satu kali tanam, bahkan sampai tiga kali tanam, yang pada akhirnya akan tercapai swasembada pangan,” tutupnya.

 

Pendampingan dan monitoring ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan serta memperkuat kerjasama antara pemerintah dan petani. Sehingga sektor pertanian di Kabupaten Probolinggo dapat berkembang dan semakin maju dalam mendukung perekonomian daerah. (Pendim0820/Probolinggo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *