Mobil Mamografi Pertamina Buka Akses Deteksi Dini Kanker Payudara Gratis

oleh -453 Dilihat
oleh
Mobil Mamografi Pertamina Buka Akses Deteksi Dini Kanker Payudara Gratis

Jakarta | PT Pertamina (Persero) menyediakan pemeriksaan mamografi gratis melalui mobil layanan untuk membantu perempuan mendapatkan akses deteksi dini kanker payudara dengan lebih mudah dan nyaman. Kehadiran layanan bergerak ini membawa pemeriksaan lebih dekat kepada masyarakat, sehingga calon peserta tidak harus selalu mendatangi fasilitas kesehatan yang jauh atau menghadapi kendala akses. Inisiatif tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong perempuan lebih memperhatikan kesehatan payudara dan mempertimbangkan pemeriksaan sesuai kebutuhan.

Program ini dijalankan bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan Pertamedika IHC. Pelaksanaannya berkaitan dengan peringatan Hari Kanker Payudara Sedunia setiap 19 Oktober serta kampanye Pink October yang berlangsung sepanjang Oktober. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan perhatian publik terhadap kanker payudara, termasuk pentingnya mengenali risiko dan memperoleh pemeriksaan. Melalui kolaborasi lintas lembaga, layanan mamografi gratis diharapkan dapat memperluas kesempatan perempuan untuk mengambil langkah pemeriksaan secara lebih terjangkau.

Kebutuhan akan deteksi dini juga terlihat dari konteks data yang disampaikan Kementerian Kesehatan RI. Menurut data tersebut, 70% perempuan terdiagnosis kanker payudara pada stadium lanjut. Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak kasus yang diketahui ketika penyakit telah berkembang, sehingga upaya meningkatkan kesadaran dan akses pemeriksaan menjadi perhatian penting. Pemeriksaan yang tersedia lebih dekat dapat membantu mengurangi sebagian hambatan, meskipun keputusan dan tindak lanjut kesehatan tetap perlu disesuaikan dengan arahan tenaga medis.

Mamografi merupakan pemeriksaan pencitraan payudara yang digunakan untuk membantu mendeteksi perubahan pada jaringan. Melalui mobil layanan, Pertamina dan para mitranya berupaya menghadirkan fasilitas pemeriksaan di lokasi yang dapat dijangkau peserta. Perempuan yang ingin memanfaatkan layanan dapat mencari informasi mengenai jadwal, lokasi, ketentuan peserta, serta cara pendaftaran melalui kanal resmi penyelenggara. Informasi tersebut penting agar calon peserta mengetahui ketersediaan layanan dan dapat mempersiapkan diri sebelum pemeriksaan.

Program ini menempatkan deteksi dini sebagai bagian penting dari perhatian terhadap kesehatan perempuan. Akses gratis dan layanan bergerak dapat menjadi dorongan untuk tidak menunda mencari informasi atau berkonsultasi. Dengan pemeriksaan yang lebih mudah dijangkau serta tindak lanjut medis yang tepat, perempuan memiliki kesempatan lebih baik untuk mengetahui kondisi kesehatan payudara sejak awal.

Pada 21 April 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Pertamina menyerahkan satu unit mobil mamografi kepada Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI). Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses perempuan terhadap pemeriksaan untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini. Dengan kendaraan yang dapat bergerak ke berbagai lokasi, layanan diharapkan tidak hanya tersedia di fasilitas kesehatan tertentu, tetapi juga lebih dekat dengan masyarakat yang menghadapi keterbatasan jarak, waktu, atau akses transportasi.

Mobil tersebut dilengkapi teknologi sinar-X untuk pemeriksaan mamografi, yang membantu tenaga kesehatan melihat perubahan pada jaringan payudara. Selain perangkat pemeriksaan, rancangan fasilitasnya memperhatikan kebutuhan pengguna dengan kondisi fisik yang beragam. Akses dan pengaturan di dalam kendaraan dibuat lebih ramah bagi penyandang disabilitas, termasuk perempuan pengguna kursi roda. Perhatian terhadap aspek aksesibilitas ini penting karena prosedur pemeriksaan dapat terasa lebih sulit ketika pasien perlu berpindah atau memasuki ruang layanan yang tidak dirancang untuk menunjang mobilitas mereka.

Fasilitas yang inklusif juga mendukung harapan agar layanan menjangkau perempuan dari beragam latar belakang, termasuk mereka yang selama ini kurang terlayani. Kehadiran mobil tidak menghapus kebutuhan akan edukasi, tenaga terlatih, dan tindak lanjut medis, tetapi dapat menjadi pintu masuk yang lebih mudah untuk mengakses pemeriksaan. Dengan layanan yang mendatangi komunitas, penyelenggara dapat mendekatkan informasi dan pemeriksaan kepada perempuan, sekaligus mendorong mereka berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan keluhan atau hasil yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa penyediaan mobil mamografi ditujukan untuk menghadirkan pemeriksaan yang mudah, nyaman, dan inklusif. Penekanan pada kenyamanan dan akses setara mencerminkan bahwa deteksi dini perlu dirancang dengan mempertimbangkan pengalaman pasien, bukan hanya ketersediaan alat. Melalui dukungan kepada YKPI, Pertamina berharap kendaraan ini dapat membantu memperluas jangkauan pemeriksaan serta mendorong lebih banyak perempuan untuk memanfaatkan layanan kesehatan payudara. Pelaksanaannya di berbagai wilayah akan menjadi faktor penting agar manfaat fasilitas tersebut dapat dirasakan secara nyata oleh kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Sejak mulai memberikan layanan pada April hingga Agustus 2026, mobil mamografi Pertamina telah melayani 1.166 perempuan di berbagai lokasi di Jakarta. Capaian ini menunjukkan bahwa layanan pemeriksaan yang dibawa lebih dekat ke masyarakat dapat membantu memperluas akses deteksi dini kanker payudara. Dengan mendatangi sejumlah titik layanan, mobil tersebut memberi kesempatan bagi perempuan untuk menjalani pemeriksaan tanpa harus terlebih dahulu mencari fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan serupa.

Pemeriksaan mamografi dalam kegiatan ini diberikan tanpa biaya melalui Pinkcheck, program kolaborasi Pertamina, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), dan Pertamedika IHC. Kerja sama tersebut menggabungkan dukungan berbagai pihak agar layanan pemeriksaan dan edukasi dapat menjangkau lebih banyak perempuan. Pinkcheck tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga mencakup edukasi mengenai pemeriksaan payudara sendiri atau Sadari. Melalui edukasi ini, peserta memperoleh informasi tentang langkah mengenali perubahan pada payudara dan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan bila menemukan hal yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Pada tahap awal, Pinkcheck menargetkan untuk menjangkau 1.000 perempuan melalui pemeriksaan dan peningkatan kesadaran tentang deteksi dini. Jumlah perempuan yang telah terlayani hingga Agustus tercatat melampaui sasaran awal tersebut. Pencapaian itu menggambarkan respons masyarakat terhadap layanan yang mudah diakses, sekaligus menegaskan perlunya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan payudara. Deteksi dini menjadi bagian penting dari kesadaran tersebut, karena pemeriksaan dan tindak lanjut yang tepat dapat membantu seseorang mengambil langkah kesehatan berdasarkan kondisi yang ditemukan.

Ketua YKPI, Linda Agum Gumelar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina dalam penyelenggaraan Pinkcheck. Menurutnya, dukungan tersebut memberi manfaat nyata dengan menghadirkan akses pemeriksaan yang lebih mudah, nyaman, dan gratis bagi perempuan. Kehadiran mobil mamografi dapat mengurangi hambatan untuk mendapatkan pemeriksaan, sementara pendekatan yang disertai edukasi membantu peserta memahami alasan deteksi dini perlu diperhatikan. Capaian layanan hingga Agustus menjadi landasan bagi para mitra untuk terus mendorong pemeriksaan dan penyebaran informasi kesehatan payudara kepada masyarakat di berbagai lokasi.

Upaya Pertamina melalui mobil mamografi tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas pemeriksaan. Program ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman perempuan mengenai kesehatan payudara dan pentingnya mengenali perubahan sejak dini. Akses terhadap layanan perlu berjalan seiring dengan informasi yang jelas, agar perempuan memahami langkah yang dapat dilakukan dan mengetahui kapan perlu mencari bantuan. Edukasi tersebut membantu mendorong perhatian terhadap kesehatan diri, sekaligus mendukung perempuan mengambil keputusan yang tepat bersama tenaga kesehatan.

Perempuan dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau Sadari untuk mengenali kondisi dan perubahan pada payudara. Apabila menemukan benjolan, perubahan bentuk atau ukuran, perubahan pada kulit maupun puting, atau gejala lain yang terasa tidak biasa, mereka dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Sadari membantu seseorang mengenali perubahan, tetapi bukan alat untuk memastikan diagnosis dan tidak menggantikan pemeriksaan medis. Sadari juga tidak menggantikan skrining yang direkomendasikan tenaga kesehatan. Karena itu, konsultasi dan pemeriksaan sesuai anjuran tetap penting, termasuk ketika perubahan yang ditemukan belum menimbulkan rasa sakit.

Baron menyampaikan komitmen untuk mendukung akses kesehatan perempuan.

Baca juga: Keuntungan Menggunakan Oli Pertamina Enduro bagi Driver Ojol | Promo Khusus Oli Pertamina untuk Driver Ojol di Jakarta