Perpanjangan Hak Nama MotoGP Mandalika 2027 Masih Diproses Pertamina

oleh -43 Dilihat
oleh
Perpanjangan Hak Nama MotoGP Mandalika 2027 Masih Diproses Pertamina

Lombok | PT Pertamina (Persero) sedang memproses kelanjutan hak nama atau naming rights Pertamina Grand Prix of Indonesia untuk penyelenggaraan MotoGP musim 2027. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan kehadiran nama Pertamina tetap melekat pada gelaran balap motor dunia yang berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok.

Wakil Presiden Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa perpanjangan hak nama untuk musim depan masih dalam tahap pengupayaan. Ia menyebut Pertamina berusaha agar kerja sama tersebut dapat terus berlanjut pada tahun 2027, meskipun prosesnya belum dinyatakan selesai.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, pada Sabtu, 10 Oktober. Menurut Baron, pembahasan mengenai kelanjutan hak nama masih berjalan sehingga keputusan final terkait status Pertamina Grand Prix of Indonesia untuk musim mendatang belum diumumkan.

Hak nama tersebut tidak hanya berkaitan dengan penggunaan merek Pertamina dalam penamaan seri MotoGP di Indonesia, tetapi juga mencerminkan keterlibatan perusahaan dalam mendukung penyelenggaraan ajang olahraga internasional. Dengan menyandang nama Pertamina, balapan di Mandalika turut menjadi bagian dari upaya memperkuat eksposur merek Indonesia di panggung global.

Keberlanjutan kerja sama untuk 2027 masih menunggu penyelesaian proses yang dilakukan Pertamina bersama pihak terkait. Selama pembahasan berlangsung, penyelenggaraan MotoGP di Mandalika tetap menggunakan nama Pertamina Grand Prix of Indonesia untuk musim yang sedang berjalan. Informasi lebih lanjut mengenai hasil perpanjangan hak nama akan disampaikan setelah proses tersebut mencapai keputusan resmi.

Kerja sama Pertamina dalam penyelenggaraan MotoGP di Mandalika mencakup dua aset utama yang sama-sama menggunakan identitas perusahaan. Bentuk kolaborasi tersebut tidak hanya terlihat pada penyebutan nama sirkuit, tetapi juga pada nama resmi ajang balap yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dengan demikian, kehadiran Pertamina terintegrasi dalam dua lapisan branding: lokasi penyelenggaraan dan kompetisi yang digelar di dalamnya.

Pada aset pertama, nama sirkuit digunakan sebagai Pertamina Mandalika International Circuit. Penamaan ini menempatkan Pertamina sebagai bagian dari identitas fasilitas olahraga otomotif tersebut. Nama sirkuit akan terlihat dalam berbagai kebutuhan komunikasi, mulai dari materi informasi penyelenggara, publikasi resmi, hingga pemberitaan yang merujuk pada lokasi balapan. Penyebutan tersebut sekaligus memperkuat keterkaitan perusahaan dan infrastruktur yang menjadi tuan rumah ajang motorsport internasional.

Aset kedua berkaitan dengan penamaan acara, yaitu MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia. Nama itu digunakan untuk merepresentasikan seri MotoGP yang diselenggarakan di Indonesia, sekaligus menegaskan peran Pertamina sebagai mitra utama dalam penyelenggaraan kegiatan. Identitas acara tersebut dapat hadir pada materi promosi, komunikasi komersial, agenda resmi, serta berbagai kanal yang digunakan untuk memperkenalkan balapan kepada penonton domestik dan internasional.

Muhammad Baron menjelaskan bahwa cakupan dukungan Pertamina memang meliputi sponsorship atau naming rights untuk penamaan acara sekaligus penamaan sirkuit. Keterangan ini menunjukkan bahwa kerja sama tersebut memiliki cakupan yang lebih luas daripada dukungan promosi biasa. Pertamina tidak hanya dicantumkan sebagai sponsor dalam materi kegiatan, tetapi juga memperoleh asosiasi langsung melalui nama resmi dua aset penting dalam ekosistem MotoGP Mandalika. Pola penamaan ganda ini memberikan konsistensi pada seluruh komunikasi mengenai lokasi dan ajang balap, sehingga hubungan Pertamina, sirkuit, serta penyelenggaraan Grand Prix Indonesia dapat dikenali secara jelas oleh publik.

Keterlibatan Pertamina dalam ekosistem MotoGP tidak hanya berkaitan dengan hak nama Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika atau penyelenggaraan ajang balap di Indonesia. Dukungan perusahaan juga terlihat melalui perannya sebagai sponsor salah satu tim yang berkompetisi di kelas utama MotoGP, yaitu Pertamina Enduro VR46 Racing Team.

Dukungan tersebut dijalankan melalui Pertamina Lubricants, bagian dari bisnis Pertamina yang bergerak di bidang pelumas. Kehadiran nama Pertamina pada identitas tim menunjukkan bahwa perusahaan memiliki keterlibatan yang lebih luas dalam lingkungan MotoGP. Peran ini menjadi bentuk dukungan lain terhadap olahraga balap motor, sekaligus memperlihatkan kehadiran Pertamina pada sisi tim dan kompetisi.

Pertamina Enduro VR46 Racing Team menjadi salah satu wadah yang menghubungkan Pertamina dengan aktivitas balap di tingkat internasional. Melalui kerja sama sponsorship tersebut, Pertamina Lubricants hadir dalam ekosistem yang mencakup tim, pembalap, serta rangkaian kompetisi MotoGP. Dengan demikian, dukungan Pertamina tidak berhenti pada penggunaan nama dalam sebuah sirkuit dan ajang balap, tetapi juga mencakup keterlibatan bersama tim yang mengikuti kejuaraan.

Posisi ini melengkapi peran Pertamina dalam mendukung penyelenggaraan dan ekosistem MotoGP. Di satu sisi, perusahaan hadir melalui keterkaitan dengan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika. Di sisi lain, melalui Pertamina Lubricants, perusahaan memberikan dukungan kepada Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Kedua bentuk keterlibatan tersebut menunjukkan adanya hubungan Pertamina dengan MotoGP melalui lebih dari satu jalur, tanpa mengubah fokus utama pembahasan mengenai proses perpanjangan hak nama MotoGP Mandalika 2027.

Di tengah proses pembahasan perpanjangan hak nama untuk ajang 2027, penyelenggaraan MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tetap berjalan sesuai agenda musim ini. Seri balap tersebut digelar selama tiga hari, yakni Jumat hingga Minggu, 9–11 Oktober 2026, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Acara puncak berupa balapan kelas MotoGP dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober.

Seri Mandalika memiliki arti penting dalam persaingan gelar juara dunia musim 2026. Marc Marquez dan Jorge Martin disebut bersaing ketat di klasemen, sehingga setiap perolehan poin di Indonesia dapat memengaruhi posisi keduanya menjelang seri-seri berikutnya. Selain menjadi agenda olahraga internasional, balapan ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat peran sebagai tuan rumah dalam kalender MotoGP.

Pada hari utama, rangkaian balapan berlangsung berurutan berdasarkan kelas. Balapan Moto3 dijadwalkan menjadi pembuka, kemudian dilanjutkan oleh Moto2, sebelum ditutup dengan kelas MotoGP sebagai puncak acara. Seluruh rangkaian tersebut berlangsung mulai pukul 09.40 hingga 15.00 WIB, sehingga penonton dapat mengikuti jalannya kompetisi sejak kelas pendukung hingga pertarungan utama.

Jadwal tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan musim 2026 dan tidak secara langsung menentukan keputusan mengenai kelanjutan naming rights pada 2027. Status hak nama untuk musim berikutnya masih berada dalam tahap proses bersama pihak terkait. Dengan demikian, fokus pada akhir pekan balap ini adalah perebutan poin, performa para pembalap, serta kelancaran penyelenggaraan seri Mandalika dalam kalender MotoGP 2026.