Bahlil Mewakili Prabowo Membuka Trade Expo Indonesia ke-41 di ICE BSD

oleh -146 Dilihat
oleh
Bahlil Mewakili Prabowo Membuka Trade Expo Indonesia ke-41 di ICE BSD

Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. Pembukaan pameran perdagangan internasional tersebut berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Dalam agenda itu, Bahlil hadir sebagai perwakilan Presiden Prabowo untuk meresmikan penyelenggaraan TEI ke-41. Penunjukan tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap penguatan perdagangan nasional, perluasan pasar ekspor, serta peningkatan peran produk Indonesia dalam rantai pasok global. Kehadiran pejabat tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan hilirisasi kepada pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri.

Trade Expo Indonesia merupakan salah satu forum utama untuk mempertemukan eksportir Indonesia dengan calon pembeli, mitra dagang, dan investor internasional. Penyelenggaraan edisi ke-41 di ICE BSD diharapkan membuka lebih banyak peluang transaksi serta memperluas akses produk nasional ke berbagai negara. Selain menampilkan komoditas unggulan, pameran ini menjadi ruang bagi perusahaan Indonesia untuk memperkenalkan produk bernilai tambah dan membangun jejaring bisnis berkelanjutan.

Melalui pembukaan tersebut, pemerintah kembali menekankan pentingnya kolaborasi kementerian, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pertumbuhan ekspor. Peran Bahlil sebagai wakil Presiden pada acara itu sekaligus mencerminkan perhatian pemerintah terhadap pengembangan industri nasional, pemanfaatan sumber daya secara optimal, dan peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Sebelum membacakan sambutan Presiden Prabowo Subianto pada pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan salam hangat dari Presiden kepada seluruh tamu undangan serta pejabat yang hadir. Selain menyampaikan salam, Bahlil juga membawa pesan permintaan maaf dari Prabowo karena tidak dapat hadir secara langsung dalam agenda tersebut.

Bahlil menjelaskan bahwa Presiden Prabowo semestinya menghadiri sekaligus membuka Trade Expo Indonesia ke-41 secara langsung. Namun, karena suatu hal, Presiden kemudian memerintahkan Bahlil untuk mewakilinya dalam acara tersebut. Penjelasan itu disampaikan sebelum Bahlil membacakan sambutan presiden di hadapan para peserta dan undangan.

Pesan tersebut menjadi pembuka sebelum sambutan Presiden dibacakan. Melalui penyampaian itu, Bahlil menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam pembukaan TEI tetap diwakili secara resmi, meskipun Presiden tidak berada di lokasi. Salam dan permintaan maaf Prabowo juga disampaikan sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu, pejabat, pelaku usaha, serta pihak-pihak yang hadir dalam pameran perdagangan tersebut.

Trade Expo Indonesia merupakan salah satu agenda yang mempertemukan pelaku usaha, pembeli, dan pemangku kepentingan perdagangan. Dalam konteks pembukaan acara, penyampaian pesan Presiden oleh Bahlil menjadi bagian awal dari rangkaian kegiatan sebelum sambutan resmi dibacakan. Bahlil selanjutnya menyampaikan isi sambutan Prabowo kepada para hadirin sesuai mandat yang diterimanya.

Dalam acara pembukaan Trade Expo Indonesia ke-41 di ICE BSD, Bahlil Lahadalia menyampaikan sambutan atas nama Presiden Prabowo Subianto. Penyampaian tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian pembukaan pameran perdagangan yang mempertemukan berbagai pihak dari sektor usaha, perdagangan, dan investasi. Bahlil hadir untuk mewakili Presiden sekaligus menyampaikan pesan kepala negara kepada para peserta dan tamu undangan yang mengikuti acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bahlil membahas sejumlah topik yang berkaitan dengan arah penguatan ekonomi dan perdagangan Indonesia. Pokok pembahasan tersebut mencakup hilirisasi, investasi, dan ekspor. Ketiga isu itu disampaikan sebagai bagian dari pesan Presiden dalam pembukaan Trade Expo Indonesia ke-41. Hilirisasi, investasi, dan ekspor menjadi tema yang disebut dalam sambutan, tanpa uraian lebih lanjut mengenai rincian kebijakan, sasaran, maupun pelaksanaannya dalam kesempatan tersebut.

Penyebutan ketiga topik itu menempatkan agenda perdagangan dalam konteks pembangunan ekonomi nasional yang lebih luas. Namun, isi sambutan yang disampaikan pada acara tersebut berfokus pada penyampaian pesan Presiden, sehingga pembahasan mengenai hilirisasi, investasi, dan ekspor tidak dijabarkan secara mendalam. Bahlil tetap menyampaikan pokok-pokok tersebut sebagai bagian dari sambutan resmi yang mewakili Presiden Prabowo.

Acara pembukaan itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Budi Santoso. Kehadiran kedua pejabat tersebut memperlihatkan keterlibatan unsur pemerintah dalam pembukaan Trade Expo Indonesia ke-41. Dengan demikian, kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat terkait, selain peserta dan tamu undangan yang hadir untuk menyaksikan dimulainya pameran perdagangan itu. Sambutan Bahlil, bersama kehadiran Zulkifli Hasan dan Budi Santoso, menjadi bagian dari agenda pembukaan yang berlangsung di ICE BSD.

Prosesi pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD ditandai dengan peresmian yang dilakukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia atas nama Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk perwakilan untuk membuka pameran perdagangan berskala internasional itu.

Dalam pernyataan pembukaannya, Bahlil mengawali prosesi dengan doa. “Bismillahirrahmanirrahim. Dengan memohon ridho dan perlindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala, pada hari ini, Trade Expo Indonesia ke-41 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Bahlil. Pernyataan tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan TEI ke-41.

Setelah menyampaikan deklarasi pembukaan, Bahlil menjelaskan bahwa dirinya hadir berdasarkan perintah untuk menghadiri acara tersebut. Ia juga menyebutkan adanya jadwal untuk kembali ke Istana Negara pada waktu yang telah ditentukan.

Dengan prosesi tersebut, Trade Expo Indonesia ke-41 resmi dibuka oleh Bahlil atas nama Prabowo. Pameran ini kemudian memasuki rangkaian pelaksanaannya sesuai agenda acara, sementara Bahlil dijadwalkan kembali ke Istana Negara pada pukul setengah empat sebagaimana disampaikannya.

Baca juga: Prabowo Subianto Mengakui Kesalahan dalam Pidato dan Menekankan Pentingnya Permohonan Maaf | Polemik Buku Islam ala Prabowo: Indikasi Pelanggaran Hukum Publikasi