**Probolinggo** – Dalam upaya mendukung gerakan antisipasi darurat pangan nasional, Koramil 0820/24 Tiris kembali turun langsung ke lapangan untuk memantau proses penanaman padi di wilayah binaannya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Januari 2025, di lahan pertanian milik Hana (45), warga Dusun Paleran, Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.
Anggota Koramil 0820/24 Tiris, Serda Dadang, menegaskan bahwa pemantauan terhadap lahan pertanian adalah salah satu langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, ketahanan pangan adalah kondisi di mana setiap individu dapat mengakses pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Untuk itu, ketahanan pangan menjadi isu yang sangat krusial, mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang sangat luas.
“Pemerintah melakukan berbagai langkah untuk memperkuat ketahanan pangan, seperti membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, serta mengendalikan impor dan ekspor pangan. Semua ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup di seluruh penjuru negeri,” ujar Serda Dadang.
Lebih lanjut, Serda Dadang menjelaskan bahwa ketahanan pangan nasional meliputi beberapa komponen, yaitu ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas pangan, dan pemanfaatan pangan. Dalam rangka mencapainya, peran semua pihak, termasuk penyuluh pertanian dan petani, sangat dibutuhkan untuk bergerak cepat meningkatkan produksi pangan.
“Gerakan antisipasi darurat pangan nasional bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian, dengan memfokuskan semua sumber daya dan dukungan pada proses produksi. Ini adalah upaya untuk menghadapi tantangan besar dalam mencapainya pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun yang akan datang,” lanjutnya.
Serda Dadang juga menyampaikan bahwa pendekatan holistik yang diterapkan oleh pemerintah pusat melalui TNI dalam mendukung ketahanan pangan telah mencakup seluruh proses dari hulu ke hilir, mulai dari penyiapan lahan hingga pengolahan hasil pertanian. Sinergi antara berbagai pihak, menurutnya, sangat diperlukan untuk mencapai hasil pertanian yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kegiatan pemantauan ini juga merupakan bagian dari upaya Kodim 0820/Probolinggo dalam mensukseskan gerakan antisipasi darurat pangan nasional. Koramil 0820/24 Tiris berperan aktif dalam mendampingi petani di wilayahnya agar proses penanaman padi dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya optimal. Dengan luas lahan 1 hektare, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi pangan di daerah tersebut.
(Pendim 0820/Probolinggo)
