LARANTUKA, RADARNKRI – Beberapa wilayah di Kecataman Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Jumad, 12 Januari 2024 dini hari.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar dingin jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi mewaspadai potensi banjir lahar dingin pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” tulis PVMBG ESDM yang dilangsir dari magma.go.id.
Untuk diketahui, sejak Selasa, 9 Januari 2024 lalu pukul 23:00, PVMBG ESDM telah menaikan status Gunung api Lewotobi Laki-Laki dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas).
Level IV atau status Awas sendiri merupakan status paling berbahaya dalam sistem peringatan aktivitas gunung berapi, dimana ada peningkatan aktivitas yang semakin nyata atau gunung api mengalami erupsi besar.
Bahkan pada status Awas, ancaman bahaya erupsi bisa meluas dan mengancam permukiman penduduk di sekitar lereng gunung berapi.
Untuk itu, Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 Kilo Meter dari pusat erupsi Gunung api Lewotobi Laki-Laki.***(ell).
